400 Pedagang Malam Jalan Roda Direlokasi ke Pasar Bogor

400 Pedagang Malam Jalan Roda Direlokasi ke Pasar Bogor
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memastikan ratusan pedagang malam Jalan Roda dan sekitarnya mulai berdagang di lantai 3 Pasar Bogor pada Senin (20/1/2020) malam. Para pedagang juga terlihat sudah mulai melayani pembeli dari lantai 3, Gedung Pasar Baru Bogor.

Diketahui, untuk parkir motor disediakan parkir motor langsung pada lantai 3 dan parkir mobil di lantai 4 di bekas lahan parkir Yogya. Tidak itu saja, jika hujan mengguyur para pedagang masih bisa nyaman beraktivitas. Dipindahkannya para pedagang tersebut ditandai dengan apel koordinasi yang dipimpin langsung orang nomor satu di Kota Bogor.

Menurut Bima, kegiatan itu dilakukan sebagai lanjutan dari penataan kawasan Pasar Bogor. Setelah pedagang siang geser ke dalam, dilakukan normalisasi disini. 

"Selanjutnya pedagang malam juga, kami geser masuk ke dalam pasar. Yang daftar sudah sekitar 360an. Jadi kami kawal terus prosesnya, yang malam dipastikan tidak ada lagi yang berjualan disini, digeser ke dalam,” ungkap Bima pada Selasa (21/1/2020).

Bima menambahkan, fasilitas demi fasilitas di pasar lantai 3 terus ditingkatkan, dirinya meminta ventilasi diperbaiki, penerangan, sistem sampahnya diperhatikan, supaya pedagang dan pembeli nyaman di dalam. Kalau di dalam kan tidak kehujanan, walaupun hujan tetap bisa jualan, pembelinya juga nyaman. 

"Kalau di luar kan kalau hujan agak terhambat aktivitas jual belinya," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir menyatakan lokasi yang disiapkan bisa menampung 400 lapak pedagang malam, mulai dari pedagang sayur mayur, buah-buahan, daging dan lain sebagainya. 

"Sejauh ini data yang masuk ada sekitar 368 pedagang. Bicara nilai lebih jika pedagang berjualan di lantai 3, tidak akan terhambat faktor cuaca yang bisa hujan sewaktu-waktu dari malam hingga pagi hari. Tempatnya juga permanen, jadi pedagang yang sudah mendapatkan nomor lapak seterus akan menempati lapak tersebut," tuturnya.

Muzakkir menjelaskan, sebelumnya kan kalau mereka tidak dagang semalam atau dua malam, tempatnya sudah diisi orang lain. Lalu kalau selama ini mereka hanya berjualan malam, di lantai 3 ini bisa berjualan 24 jam. Jadi bahwa yang disiapkan Pemkot Bogor adalah solusi yang paling baik. Fasilitas penunjang di lainnya ada air, MCK, listrik. Mereka loading barang juga enak. Disiapkan di lantai 4, tinggal turun satu lantai sudah bisa masuk ke area mereka. Terus yang lebih penting lagi, pedagang belum harus bayar macam-macam. 

"Yang penting jualan dulu saja sampai kondisinya sudah mulai membaik, mereka sudah jualan enak, ritme jualannya udah enak. Nanti kami lihat dalam sebulan ke depan terkait apa yang perlu dievaluasi. Satu lagi, tidak ada lagi oknum yang melakukan pungutan liar," pungkasnya. (Rizki Mauludi)