Mantap, Bandung Sudah Punya 467 Bank Sampah

Mantap, Bandung Sudah Punya 467 Bank Sampah
Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas dan Edukasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Syahriani. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Sejak dikembangkan pada 2015 lalu, Kota Bandung telah memiliki 143 Kawasan Bebas Sampah (KBS). Selain itu, Kota Bandung telah memiliki 467 bank sampah.

Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas dan Edukasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Syahriani mengatakan, KBS di 2018 dan 2019 telah hadir di 30 kecamatan dalam satu rukun warga.

“Sedangkan tahun ini Pak Wali Kota ingin setiap Kelurahan, satu KBS," kata Syahriani di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kota Bandung pada Selasa (21/01/2020).

Selain KBS, dia menuturkan ada sekitar 467 bank bampah yang ada di tingkat RW, kecamatan, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebar di seluruh Kota Bandung.

"Sedangkan untuk BS Induk itu ada dua, milik PD Kebersihan dadan Hijau Lestari, BS ini juga diharapkan berkontribusi dalam pengurangan sampah di Kota Bandung yang akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," ucapnya.

Terkait pengelolaan sampah, DLHK sudah mulai membangun TPS 3R, karena tidak bisa memaksakan masyarakat untuk membuang sampah di tempatnya jika tidak ada sarana dan prasarananya.

"Ada beberapa pusat daur ulang yang dibangun juga, terlebih target pada tahun 2020 ini Kang Pisman juga akan lebih terintegrasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Seksi Bagian Humas PD Kebersihan Asep Koswara mengatakan PD Kebersihan memiliki bank sampah bernama Resik. Kini telah memiliki sekitar 3300 nasabah.

"Kita ada 130 unit BS cabang yang ada di Kota Bandung tersebar seperti di RW, kelurahan, kecamatan, lingkungan pendidikan, mal, hotel, termasuk yang ada di Pemerintah Kota Bandung," kata Asep. (yogo triastopo)