Man United vs Burnley, Serba Sulit

Man United vs Burnley, Serba Sulit
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer

MANCHESTER United punya kans besar untuk bangkit saat menjamu Burnley di Old Trafford, Kamis (23/1) dini hari WIB.

Tim Setan Merah menatap laga dengan keterpurukan mental. Mereka gagal membendung Liverpool di Anfield, akhir pekan lalu. Skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer takluk dua gol tanpa balas.

Kekalahan itu memperpanjang periode naik-turun Man United di musim ini. Mereka telah mengalami tiga kekalahan dalam enam laga terakhir. "Ya kami dalam masalah besar," ujar Solskjaer.

Ya, problem terbesar The Red Devils adalah menipisnya stok di lini depan. Marcus Rashford cedera parah. Sebelumnya, dua gelandang jangkar Scott McTominay dan Paul Pogba sudah lebih dulu masuk ruang perawatan.

"Kami memiliki banyak pemain cedera. Bahkan, banyak pemain andalan yang cedera. Marcus Rashford keluar enam pekan, Paul Pogba lebih lama lagi, sudah lebih dari setengah musim," kata Solskjaer, dikutip dari situs resmi klub.

Alhasil, performa Man United begitu tumpul. Mereka bisa dengan dominan menguasai bola tapi selalu mentok di hadapan pertahanan lawan.

Hal itu terlihat ketika mereka ditekuk Liverpool. Man United memegang kendali permainan di babak kedua tetapi malah kecolongan gol serangan balik tuan rumah lewat aksi Mohamed Salah.

"Namun, kami bisa menciptakan tekanan. Saya pikir Liverpool sempat gugup menghadapinya, tapi mereka mendapatkan gol kedua (yang dicetak Mohamed Salah)," lanjutnya.

Meladeni Burnley, Solskjaer kembali mengandalkan skuat yang ada. Antony Martial jadi goal getter, dengan sokongan tiga gelandang Daniel James, Juan Mata, dan  Mason Greenwood.

Untungnya, Man United punya rekor pertemuan ciamik menghadapi Burnley. Pada pertemuan pertama di Turf Moor, mereka menang dua gol tanpa balas lewat gol-gol Anthony Martial dan Rashford.

"Kami yakin kami cukup kuat untuk melewati situasi ini. Kami akan membuktikannya di kandang sendiri melawan Burnley," tandas Solskjaer.

Tapi, Solskjaer pantas waspada.  Burnley sedang percaya diri. Setelah sempat menelan empat kekalahan beruntun, termasuk 0-2 menjamu MU pada pekan ke-20, Burnley akhirnya memutus tren buruk itu dengan kemenangan 2-1 menjamu tim kuat Leicester City. Gol-gol Chris Wood dan Ashley Westwood memastikan Burnley meraih tiga poin.

Perlu diingat pula bahwa MU selalu imbang dalam tiga laga kandang terakhirnya melawan Burnley di Premier League.  Manajer Sean Dyche menegaskan timnya dalam motivasi tinggi untuk meraih hasil bagus di Old Trafford.

"Mereka tim dengan pemain-pemain yang luar biasa. Bahkan tanpa beberapa pemain inti, mereka tetap luar biasa dari sisi talenta. Maka, akan luar biasa pula ketika kami meraih hasil positif di kandang mereka," lugas Dyche. (bsf)

HEAD TO HEAD
29-12-2019 Burnley 0-2 MU (EPL)
30-01-2019 MU 2-2 Burnley (EPL)
02-09-2018 Burnley 0-2 MU (EPL)
20-01-2018 Burnley 0-1 MU (EPL)
26-12-2017 MU 2-2 Burnley (EPL)

LIMA LAGA TERAKHIR MAN UNITED
05-01-2020 Wolverhampton 0-0 MU (FA Cup)
08-01-2020 MU 1-3 City (Carabao Cup)
11-01-2020 MU 4-0 Norwich (EPL)
16-01-2020 MU 1-0 Wolverhampton (FA Cup)
19-01-2020 Liverpool 2-0 MU (EPL)

LIMA LAGA TERAKHIR BURNLEY
29-12-2019 Burnley 0-2 MU (EPL)
01-01-2020 Burnley 1-2 Aston Villa (EPL)
04-01-2020 Burnley 4-2 Peterborough (FA Cup)
11-01-2020 Chelsea 3-0 Burnley (EPL)
19-01-2020 Burnley 2-1 Leicester (EPL)

PRAKIRAAN PEMAIN
Man United (4-2-3-1): 

De Gea; Williams, Maguire, Lindelof, Wan-Bissaka; Fred, Matic; James, Mata, Greenwood; Martial.
Manajer: Ole Gunnar Solskjaer.
Burnley (4-4-2): 
Pope; Taylor, Mee, Tarkowski, Bardsley; McNeil, Cork, Westwood, Hendrick; Wood, Rodriguez.
Manajer: Sean Dyche.