Alascha Melestarikan Seni Angklung di Tatar Sunda

Alascha Melestarikan Seni Angklung di Tatar Sunda
istimewa

INILAH, Bandung - Ekskul Angklung Lima Belas Orchestra (Alascha) SMAN 15 Kota Bandung menjadi sarana pembelajaran bagi siswa-siswinya untuk mengenal lebih jauh terkait alat musik tradisional yang sudah melegenda ini.

Ekskul ini setiap tahunnya selalu saja dibanjiri anggota baru. Mereka bukan hanya mendaftar lantas menghilang, namun setiap berkegiatan, seluruh siswanya ini dipastikan hadir. Tercatat 40 siswa aktif di ekskul ini.

"Alascha itu merupakan ekskul itu dimana membuat anak-anak yang suka Angklung untuk diwadahi. Tujuannya, menyalurkan minat bakat ke Anglung," ucap Pembina Ekskul Angklung Dadang Yulianto, pada Rabu (22/1/2020).

Dia mengatakan, di tempat ini mereka akan belajar banyak mengenai teknik-teknik dasar bermain alat musik angklung. Mulai dari cara memegang angklung, teknik membunyikan angklung, membaca partitur, kekompakan, bermain nada-nada dasarnya, belajar notasi dan lagu yang baru dan lainnya.

Siswa yang aktif di ekskul angklung kata Dadang, mereka akan mendapatkan manfaat yang besar. Selain bisa mengenal dan memainkan alat musik angklung, mereka juga bisa menambah rasa percaya dirinya. 

"Tujuannya, untuk melestarikan seni angklung, apalagi di SMAN 15 Bandung menjadi icon. Siswa senang ikut angklung. Pas lomba siswanya di bagi-bagi sesuai dengan kapasitasnya. Siswa yang mengikuti angklung kelas 10 dan 11," ujar Dadang.

Dia berharap, ekskul angklung ini ke depan jauh lebih baik lagi. Selain itu, anak-anaknya juga semakin kreatif dan bisa mengikuti lomba-lomba di luar. 

"Semoga aja setiap tahun ada ekskul angklung, terus makin banyak yang suka dengan angklungnya, dan lebih berprestasi dan go internasional," ucap Dadang.

Ketua Alascha Nazwa Romyza Aufa menambahkan, pihaknya senang mengikuti kegiatan angklung. Sebab, semenjak SMP juga dia suka bermain angklung. 

"Sema sekali nggak mengganggu ke pelajaran, sebenarnya kegiatannya juga dilakukan setiap pulang sekolah, dan bisa membagi waktu. Saya ikut ekskul angklung jadi lebih bahagia, tempatnya senang, dapat teman baru, pelajaran baru, pengalaman baru," tambah Nazwa. (Okky Adiana)