Pembangunan Kolam Retensi Derwati Dihentikan Sementara

Pembangunan Kolam Retensi Derwati Dihentikan Sementara

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota Bandung tidak lagi melakukan aktivitas alias menghentikan sementara proyek pembangunan kolam retensi di Komplek Bumi Inten, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan, hal itu menyusul adanya pro dan kontra terkait pembangunan kolam penangkal banjir tersebut. Saat ini, kondisi lahan dikembalikan seperti semula.  

“Pengerjaan sudah berjalan tiga hari ini, dan sekarang (lahan) kita kembalikan ke semula. Setelah semua selesai, nantinya kendaraan berat pun akan kita tarik untuk mengerjakan pekerjaan yang lain saja,” kata Didi via telepon selulernya pada Rabu (22/1/2020).

Dijelaskan dia, penghentian aktivitas pembangunan kolam retensi karena adanya penolakan kurang lebih dari 50 warga sekitar. Mereka melakukan protes dengan menyuarakan ketidak setujuan kepada pemerintah terkait, dalam hal ini DPU.

Ke-50 warga tersebut, sambung dia, menolak dengan sejumlah alasan. Selain wilayahnya tidak terdampak banjir, faktor lainnya bahwa keberadaan kolam yang akan dibangun dikhawatirkan dapat membahayakan warga sekitar.

“Dugaan kita warga yang dekat sutet (yang tidak pernah kebanjiran) yang menolak, sisanya justru mendukung. Banjir kan sudah terjadi, ini menjadi permasalahan dan bagaimana kita bisa bekerja cepat untuk mengatasi banjir itu,” ucapnya.

Pada prinsipnya ditambahkan Didi, Pemkot Bandung akan menunggu persoalan antara warga pro dan kontra menemui kesepakatan. Selama itu berjalan, pihaknya bakal menghentikan semua tahapan pengerjaan kolam retensi tersebut.

“Pak RW, lurah dan camat minta dilanjut, sekarang mereka dengan Muspika sedang melakukan pertemuan lagi, karena sebagian sih menginginkan di lanjut, tapi harus bulat dulu dari warganya. Kalau tidak ada mufakat, ya sudah tidak dilanjutkan,” ujar dia. (yogo triastopo)