Berbagi Tugas Mulia, Menyimpulkan Kehidupan

Berbagi Tugas Mulia, Menyimpulkan Kehidupan
Ilustrasi/Net

SETIAP orang memiliki kisah sendiri-sendiri dalam kehidupannya. Mungkin saja ada yang mirip namun biasanya tetap saja ada sisi yang berbeda. Andai semua orang berkenan membagikan kesimpulan atau pelajaran yang didapatnya dalam kehidupan mereka, maka kumpulan dari kesimpulan atau pelajaran itu akan menjadi kumpulan inti pelajaran hidup yang layak dita renungkan dan perhatikan.

Syekh Musthafa As-Siba'i merupakan salah satu tokoh yang rajin memungut pelajaran inti kehidupan dan menuliskannya menjadi sebuah buku. Salah satunya adalah buku: "Beginilah Kehidupan Mengajari Saya." Bisa saja pelajaran itu dari kisah hidup sendiri sebagaimana bisa juga berasal dari kisah hidup orang lain.

Saya sendiri telah mencatat beberapa kesimpulan kehidupan dari beberapa peristiwa yang terjadi sepanjang saya hidup hingga kini. Kesimpulan saya ternyata tak berbeda dengan kesimpulan orang lain yang pernah saya baca atau saya dengar. Salah satunya adalah bahwa kebanyakan manusia itu mendekat dan mengakrabi kita karena motif atau kepentingan tertentu. Saat motif dan kepentingannya terpenuhi, dia akan menjauh bahkan menghilang.

Kesimpulan ini bukan mengajari kita untuk selalu berburuk sangka, melainkan mengajari kita dua hal penting: pertama, jika kita memiliki sahabat yang terus setia dengan kita dalam suka dan duka, jangan lepaskan dia sebagai sahabat. Sulit sekali menjumpai manusia ikhlas seperti itu; kedua, jadilah pribadi yang tulus yang berbuat karena keikhlasan hati penuh cinta dan kasih sayang. Hanya dengan cara seperti inilah kita tak mengecewakan orang lain dan kita akan diabadikan sejarah sebagai orang baik.

Kesimpulan lainnya adalah juga seperti kesimpulan yang didapatkan para bijak, yakni bahwa rizki kita tak secara mutlak berhubungan sebab akibat dengan kerja keras kita. Karena itu jangan pernah menuhankan pekerjaan dan kerja keras kita. Ada masa di mana rizki datang bukan karena kerja, melainkan karena Allah suka. Inilah yang disebut dengan "rizki yang tiba tanpa diduga." Andaikata kerja keras pasti menjadi penyebab kaya, niscaya kuda-kuda penarik dokar dan pengangkut barang akan tidur di ranjang emas sepanjang malam.

Mari kita saling berbagi kesimpulan kisah hidup, sesederhana apapun. Saya tunggu perkenannya untuk berbagi. Sebagian kisah terpilih berhak mendapatkan hadiah dari saya. Salam, AIM. [Inilahcom]