Diancam Denda Puluhan Juta, Pembuang Sampah Sembarangan Mengemis Keringanan di Meja Hijau

Diancam Denda Puluhan Juta, Pembuang Sampah Sembarangan Mengemis Keringanan di Meja Hijau
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cibinong - Puluhan warga Kecamatan Cibinong dak Bojonggede menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Cibinong. Mereka dibawa ke meja hijau karena tertangkap sebelumnya membuang sampah sembarangan.

Dalam sidang Tipiring yang dipimpin Hakim Ketua Musi, mereka meminta ampunan kepada hakim karena tidak sanggup membayar denda Rp10 juta seperti yang diancam.

"Saya tidak mampu membayar denda Rp10 atau Rp5 juta seperti yang diutarakan hakim dan meminta keringanan. Apalagi ini baru pertama kali saya buang sampah di jembatan PDAM Bojonggede. Alhamdulillah, hakimnya baik hingga saya cukup membayar denda sebesar Rp100 ribu," kata Murwanto warga Desa dan Kecamatan Bojonggede kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).

Pria berusia 53 tahun ini menerangkan, sebelum disidang itu dia belum mengetahui terkait Perda Nomor 2/2014 tentang pengendalian sampah dan Perda Nomor 4/2015 tentang ketertiban umum yang bisa menghukum dirinya kurungan penjara 3 bulan atau denda Rp50 juta.

"Kalau buang sampah memang tidak boleh sembarangan itu saya tahu. Tapi, untuk aturan atau adanya perda tentang pengendalian sampah berikut sanksi itu baru tahu kemarin pas terkena OTT (operasi tangkap tangan) setelah diterangkan petugas Satpol PP yang memergoki," tambahnya.

Sementara itu, ketidaktahuan warga akan Perda Nomor 2/2014 dan Perda Nomor 4/2015 itu disanggah Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Bogor Joko Widodo.

"Warga yang membuang sampah sembarangan itu mungkin karena tidak membaca plang sosialisasi larangan buang sampah sembarangan, plang itu ada kok tidak jauh dari tempat mereka membuang sampah," ujar pria yang akrab disapa Jokowi ini.

Dia menerangkan, atas perintah Ketua Satpol PP Kabupaten Bogor Herdi jajarannya secara rutin dan berkala akan melakukan OTT pembuang sampah sembarangan di wilayah Cibinong Raya.

"Seminggu sekali kami akan melakukan OTT pembuang sampah ilegal. Karena dengan adanya sampah liar ini tidak hanya menyebabkan wilayah kumuh, tetapi juga menjadi penyebab banjir dan rawan akan penyebaran penyakit," terangnya.

Untuk itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Panji Ksatriyadji berterima kasih atas kerja keras dan cerdas anggota Satpol PP yang telah rutin melakukan kegiatan OTT pembuang sampah sembarangan.

"Kalau personel DLH kan tidak berwenang melakukan tindakan kepada pelanggar Perda, jadi kami kami pun berterima kasih atas sinergitas dari teman-teman Satpol PP yang telah melakukan OTT pembuang sampah sembarangan. Selain wilayah Cibinong Raya, kegiatan seperti ini juga pernah dilakukan di kecamatan lain seperti Cijeruk, Cisarua, Ciawi, Kemang dan Tajur Halang," ucap Panji.

Dia melanjutkan, efek dari kegiatan OTT pembuang sampah sembarangan itu memberikan dampak jumlah sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) ilegal pun terus berkurang.(Reza Zurifwan)