Dubes Donovan Ingin Heritage Bulding Terbuka untuk Anak Muda

Dubes Donovan Ingin Heritage Bulding Terbuka untuk Anak Muda
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, JAkarta- Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R Donovan, ingin Heritage Building di Kedubes AS Jakarta dapat terbuka bagi generasi muda. Dia ingin generasi muda menikmati pameran tentang sejarah kemerdekaan Indonesia dan dukungan AS dalam upaya tersebut.

“Rencananya di masa depan kami ingin merancang program tur untuk bisa berkunjung ke gedung ini, tetapi jujur saja ini masih dirancang, masih disiapkan,” kata Dubes Donovan usai meresmikan Heritage Building di Jakarta, Rabu.

Gedung bersejarah atau Heritage Building merupakan bagian dari kompleks Kedubes AS di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Pada tahun 1949, gedung tersebut dijadikan kantor dan kediaman bagi delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Sutan Sjahrir untuk persiapan Konferensi Meja Bundar yang menghasilkan pengakuan kedaulatan Indonesia dari Belanda.

Heritage Building kini menjadi tempat  pameran yang mengisahkan sejarah perjuangan Indonesia dalam mencapai kemerdekaan dan kedaulatan, serta peran AS dalam mendukung kemerdekaan Indonesia.

Lokasi gedung tersebut berada di dalam kompleks Kedubes AS yang memiliki sistem pengamanan yang cukup ketat, sehingga pihak Kedutaan perlu merancang dan menyiapkan sistem yang dapat menjamin keamanan di area Kedutaan dan membuka akses bagi anak muda untuk dapat menikmati pameran.

Hal senada dikatakan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang turut hadir dalam acara peresmian itu. Menurut Anies, gedung tersebut memiliki sejarah yang amat penting bagi Indonesia.

“Kita berharap nantinya dapat menjadi tempat di mana masyarakat secara terbatas dapat ikut menikmati, khususnya para pelajar, tentu dengan pertimbangan keamanan,” kata Anies.

Dia pun menyampaikan apresiasi atas upaya Kedubes AS merawat tempat bersejarah di kawasan Jakarta Pusat itu.

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar, yang mengatakan Heritage Building juga menyimpan nilai historis atas hubungan Indonesia dengan AS bahkan sebelum terciptanya hubungan diplomatik kedua negara.

“Seringkali dimensi sejarah strategis atas hubungan kedua negara luput dari pandangan kita, terutama bagi generasi muda,” katanya.