Tanamkan Pendidikan Karakter lewat Pramuka

Tanamkan Pendidikan Karakter lewat Pramuka
Ilustrasi (istimewa)

INILAH, Bandung - Pramuka merupakan salah satu binaan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar khususnya di Bidang Layanan Kepemudaan. Eksistensi Pramuka di Indonesia tak bisa diragukan. Banyak hal yang bisa diraih dari kegiatan kepramukaan ini.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum pernah menyebut, Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler atau pembelajaran luar kurikulum yang sangat tepat untuk mencetak generasi muda yang mempunyai leadership, atau nilai-nilai kepemimpinan yang baik. Di samping itu, Wagub Uu berpesan agar pendidikan akhlak pun dibangun lewat kegiatan Pramuka.

Pendidikan karakter, akhlak, ditanamkan lewat kegiatan Pramuka. Di luar kegiatan, juga harus diamalkan ilmu yang didapat dari Pramuka melalui hubungan silaturahmi yang kokoh dengan masyarakat, kata Uu.

Uu juga menyebutkan, bahwa kegiatan Pramuka yang sarat nilal-nilai karakter, tentu sangat wajar bila banyak kalangan berharap gerakan ini mampu mengatasi degradasi moral anak bangsa.

Banyak kalangan termasuk Pemerintah menaruh kepercayaan kepada gerakan Pramuka sebagai organisasi pilihan utama dalam membangun karakter dan pendidikan kepemimpinan bagi anak dan remaja bangsa ini.

Gerakan Pramuka harus mampu mendidik dan membina generasi muda, harap Wagub Jabar yang kala itu bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara Pembukaan Kegiatan Sapta Lomba Pramuka VIII 2019, di Lapangan olahraga SMK Negeri Manonjaya Kab. Tasikmalaya, Minggu (20/1/2020).

Guna terus meningkatkan minat para pemuda dalam kegiatan kepramukaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat serta menanamkan pendidikan karakter, akhlak lewat Pramuka Dispora melaksanakan berbagai kegiatan kepramukaan melalui kucuran dana hibah sebesar Rp7 miliar.

Kasie Kepeloporan Pemuda, Ade Romadya mengaku, semula Pramuka itu masuk ke Dinas Pendidikan, namun dikarenakan ada aturan Pramuka dialihkan oleh Kemenpora untuk di kelola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar otomatis Dispora juga harus melakukan pembinaan terhadap Pramuka.

“Tahun ini kita akan melakukan pembinaan terhadap Pramuka melalui kegiatan Scouting Skill, yaitu kegiatan pemberian materi-materi yang berupa keterampilan dasar yang menjadi bagian dari sistem pendidikan kepramukaan dengan tujuan meningkatkan keterampilan kepramukaan bagi anggota, namun anggota pramuka yang dibina Dispora dimulai dari Penggalang keatas,” ujarnya di kantor Dispora Jabar, Arcamanik, Rabu (22/1/2020).

Ade mengatakan, tahun ini akan ada empat angkatan, satu angkatan terdiri dari 50 orang yang kemudian mereka akan diberikan pelatihan Scouting Skill. Kegiatan ini baru digelar tahun ini dan direncanakan dilaksanakan bulan April, Juni, Agustus, dan November.

“Hal tersebut tentunya harus berdampak pada peningkatan jumlah anggota yang terlibat, sekaligus diarahkan menjadi influencer untuk yang lainnya. Kenapa harus dibagi ke dalam empat wilayah?, tujuannya supaya penyebarannya merata, jadi tidak hanya di Bandung saja,” katanya.

Ade menjelaskan,tak hanya bagi anggota Pramuka saja, Dispora Jabar juga memberikan pelatihan dan pembinaan terhadap pembina Pramuka. Jadi, tidak hanya anggotanya saja yang mendapat pembinaan dan pelatihan, namun pembina pun turut dilibatkan agar mereka bisa menciptakan anggota Pramuka yang berkualitas.

“Untuk jumlah pembina yang menjadi peserta pembinaan sama dengan anggota, yaitu sebanyak 50 orang dan rata-rata dari mereka dari Kwarda Jabar serta berprofesi sebagai pengajar,” jelas Ade.

Menurutnya, tujuan dari kegiatan kepramukaan sendiri lebih berfokus pada pengembangan Pramuka itu sendiri dan yang paling utama untuk lebih mendisiplinkan diri mereka sendiri.

“Target Jawa Barat untuk menjadi Pramuka tergiat dan terbaik se-Indonesia. Jika tahun lalu Jabar hanya mendapatkan juara 2 tingkat nasional, tahun ini harus menjadi juara 1,” ujarnya.

Ade berharap, Pramuka merupakan kegiatan yang sangat positif untuk generasi muda diharapkan kegiatan kepramukaan ini lebih bergairah lagi karena untuk mencegah pengaruh pengaruh negatif seperti narkoba dan lain sebagainya.

“Dengan masuk menjadi pramuka dan aktif di kegiatan kepramukaan insyaf Allah generasi muda ini akan terhindar dari pengaruh pengaruh negatif yang saat ini sedang terjadi dan pergaulan negatif lainnya,” harapnya. (agus sn)