Mesjid Agung Sumber Akhirnya Dapat Hibah Rp3,5 Milliar

Mesjid Agung Sumber Akhirnya Dapat Hibah Rp3,5 Milliar
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Setelah hampir lima tahun terakhir ini Mesjid Agung Sumber Kabupaten Cirebon tidak tersentuh renovasi, tahun ini akhirnya mendapat bantuan dana. Pemkab Cirebon mengucurkan dana sekitar Rp3,5 milliar. Anggaran tersebut berupa dana hibah.

"Sudah tercatat di DPA. Ya sekitar Rp3,5 milliar. Tapi kalau pengajuan dari Kesra saya tidak tahu berapa," kata Sekban Badan Keuangan dan Asset Daerah (BKAD) Kabupaten Cirebon, Jajang, Jumat (24/1/2020).

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Cirebon, Sudarjo Adam menjelaskan, pihak DKM memang sudah mengusulkan dana hibah sekitar Rp3,8 milliar. Anggaran tersebut hanya untuk masjid induk saja, bukan untuk menara. Pihak DKM, sudah menyelesaikan kepengurusan akhir tahun lalu, sehingga proses hibah tidak ada kendala.

"Pemkab bukan tidak mau bantu. Tapi kepengurusan DKM baru selesai akhir tahun kemarin. Kalau sekarang sudah tidak ada masalah. Tinggal menunggu proses pencairan dari kas daerah ke rekening DKM," kata Sudarjo lewat sambungan telepon selulernya.

Sudarjo menambahkan, Pemkab saat ini sedang berupaya mengambil alih kepemilikan mesjid serta menara menjadi asset Pemkab Cirebon. Hal itu agar, ketika sudah menjadi milik Pemkab maka bisa langsung menurunkan bantuan supaya kondisi mesjid bisa benar-benar terpelihara.

"Sedang kami proses supaya menjadi asset Pemkab. Mudah-mudahan tahun ini bisa terelasisasi. Bupati juga responnya sangat bagus. Apalagi ada menara yang nantinya dijadikan pusat kegiatan syiar islam," tukas Sudarjo.

Diminta komentarnya, beberapa masyarakat yang sering sholat di Masjid Agung Sumber, mengaku gembira dengan kabar tersebut. Hal itu, karena kondisi Masjid yang sudah tidak layak lagi disebut ikon mesjid agung yang nota bene berada di pusat pemerintahan Pemkab Cirebon.

"Sudah lima tahun dibiarkan saja. Sekarang ada kepedulian Pemkab Cirebon, ya patut diacungkan jempol. Mudah mudahan tahun ini menaranya juga bisa diselesaikan. Kami malu, punya masjid agung tapi kalah dengan masjid yang ada di desa desa," kata Apip, yang mengaku tidak pernah absen sholat di Masjid Agung Sumber. (maman suharman).