RSHS Bandung Siap Tampung Pasien Virus Corona, 5 Ruang Isolasi Disiapkan

RSHS Bandung Siap Tampung Pasien Virus Corona, 5 Ruang Isolasi Disiapkan
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung siap menerima pasien yang terjangkit Virus Corona. Sebanyak lima ruangan isolasi infeksi khusus pun telah dipersiapkan.

Direktur Utama RSHS Bandung, Dr. R Nina Susana Dewi mengatakan, sebagai satu diantara rumah sakit pusat rujukan nasional. Pihaknya, telah memiliki puluhan ruangan isolasi untuk pasien-pasien yang dinilai memiliki penyakit berbahaya.

Dari puluhan ruangan isolasi itu, terdapat lima ruangan isolasi khusus untuk pasien yang terjangkit virus yang sangat berbahaya. Misalnya, virus corona.

"Kami punya 33 ruang isolaso infeksi, 5 ruang isolasi infeksi khusus, dan di igd juga khusus ada ruang infeksi untuk pasien yang dicurigai terjangkit virus," ujar Nina di RSHS Bandung, Jalan Pasteur, Jumat (24/1/2020).

Selain ruangan, Nina menyebutkan, RSHS juga telah memiliki alat standar yang biasa digunakan dalam ruangan isolasi.

"Kami juga mempersiapkan alat kesehatan yang memang sesuai standar untuk ruang isolasi seperti ventilator dan sebagainya, termasuk peralatan BMHP (Bahan Habis Pakai) diantarnya alat pelindung diri, kemudian masker N95 kami siapkan," tutur Nina

Nina menambahkan, pihaknya juga telah mempersiapkan jalur khusus untuk kedatangan pasien yang terlah terbukti terjangkit virus corona.

"Jalurnya juga sudah kita siapkan, khusus di jalan kemuning dan akan langsung masuk ke ruang isolasi jadi tidak masuk jalur yang biasa," tutur Nina.

Saat disinggung terkait sudah adakah pasien yang terjangkit virus corona. Nina menyebutkan, sejauh ini pihaknya belum menerima pasien yang terjangkit virus itu.

"Disini belum ada pasien yang terjangkit, ada batuk pilek biasa tapi kita evaluasi tidak tebukti," tandas Nina.

Perlu diketahui, Wabah virus corona yang menyebar dari Wuhan, China ke beberapa negara di dunia mulai menghantui masyarakat di Indonesia. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan virus tersebut terbawa oleh masyarakat indonesia yang kembali dari bepergian ke China. (Ridwan Abdul Malik)