DKP Garut Gencar Promosikan OPAL

DKP Garut Gencar Promosikan OPAL
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut gencar mempromosikan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan. Tujuannya mendapatkan aneka ragam komoditi sumber pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga secara mandiri.

Hal itu dilakukan dengan bertanam aneka ragam sayuran maupun memelihara hewan ternak, atau ikan dengan teknik tertentu dengan memaksimalkan terbatasnya lahan tersedia. Tanpa mesti bergantung pada ketersediaan tanah sebagai media tanam, melainkna bisa dilakukan secara vertikultur. Semisal bertanam pola hydroponic yang tak membutuhkan tanah sebagai media tanam.

Guna mendorong munculnya kesadaran masyarakat akan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi tersebut, DKP pun melaksanakan program Obor Pangan Lestari (OPAL) sebagai sarana percontohan bagi masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan secara baik. Lokasinya tepat di pekarangan sebelah kiri kantor DKP Garut Jalan Pahlawan.

Masyarakat pun bisa melihat langsung bagaimana berbagai tanaman pangan, terutama jenis sayuran, dibudidayakan. Baik ditanam pada media tanah maupun dengan cara hydroponik. Terdapat pula sebuah bangunan saung untuk berkumpul bertukar pikiran. Di sana juga dipampangkan kalender tanam kegiatan supaya berbagai jenis tanaman ditanam bisa diketahui perkembangannya. Mulai masa persemaian, siap tanam hingga siap didistribusikan.

Beragam komoditi ditanam, antara lain cabai rawit, pare, sawi, tomat, cabai merah besar, kacang panjang, seledri, terong bungur, kangkung, seladah bokor, bayam merah, jahe merah, kemangi, mentimun, dan buah markisa.

“Program ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2018, tapi baru dibenahi struktur manajemen pengelolanya pada Oktober 2019 lalu, bersamaan dibangunnya sarana hidroponik. Sekadar diketahui, siapapun masyarakat bisa meminta bibit tanaman yang ada di sini secara gratis. Asalkan bibit tersebut dipelihara, dan dikembangkan di masing-masing tempatnya agar bisa dirasakan manfaatnya,” kata Kepala DKP Garut Enok Rihawati didampingi Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Yani Yuliani, Jum’at (24/1/2020).

Yani menyebutkan, permintaan akan bibit tanaman di lahan OPAL DKP Garut cukup tinggi. Terutama dari lingkungan Posyandu, perumahan, puskesmas, dan sekolah.

Guna memantau dan menjaga perkembangan aneka tanaman yang dibudidayakan serta meningkatkan hasilnya melalui OPAL itu, kata Yani, pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan berbagai pihak. Mulai Dinas Pertanian, Kelompok Tani, hingga BPTP Jabar.

“Kita juga bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Garut melalui Gerakan Konsumsi Pangan Beragam Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) bersumber dari OPAL. Jadi pemanfaatan pekarangan ini bukan hanya ditujukan pada pekarangan rumah, tapi juga bisa pekarangan perkantoran, atau sekolah. Yang punya kolam kecil, bisa pelihara ikan untuk sumber kebutuhan hewaninya,” ujar Yani.

Besarnya manfaat diperoleh dari optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan seperti itu, Yani mengajak masyarakat agar bersama-sama meningkatkan kualitas konsumsi pangan untuk mencapai kondisi gizi yang baik melalui sumber B2SA yang dapat diperoleh dari pekarangan.

“Makanya, gerakan ini tidak bisa hanya dilakukan DKP, tapi mesti didukung semua pihak. Demi tercapainya percepatan penyediaan ragam konsumsi pangan, dan gizi yang baik bagi keluarga,” imbuhnya.(zainulmukhtar)