Dispora Jabar: Tingkatkan Ekonomi Jabar lewat Pemuda

Dispora Jabar: Tingkatkan Ekonomi Jabar lewat Pemuda
Ilustrasi (agus sn)

INILAH, Bandung - Menjadi pebisnis atau wirausahawan kini telah menjadi salah satu tren yang kian diminati. Tak hanya kalangan orang tua, generasi milenial pun berlomba-lomba menjadi wirausahawan yang sukses.

Pesatnya perkembangan teknologi yang kini tengah memasuki revolusi industri 5.0 seakan mampu menjadi jembatan sekaligus fasilitas bagi para pemuda untuk mengeksplorasi kreativitas dan inovasi sehingga mampu menghasilkan produk-produk lokal yang tak kalah menarik dengan produk asing.

Tak hanya di ibu kota Jakarta, di Jawa Barat para wirausahawan muda pun bermunculan. Berbagai inovasi produk unik dengan harga yang cukup bervariatif pun turut menjadi buruan para pecinta belanja. Hal tersebut tentunya berdampak besar tidak hanya bagi perekonomian daerah, namun juga bagi mereka sebagai pelaku usaha serta masyarakat sekitarnya.

Dalam rangka mendorong tumbuh kembang wirausahawan muda di Jawa Barat, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar melalui Bidang Kepemudaan melaksanakan program Peningkatan Kewirausahaan Pemuda sebagai aktualisasi perwujudan visi misi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yaitu Juara Lahir Batin dengan inovasi dan kolaborasi.

Tujuannya untuk membentuk manusia yang bertakwa, melahirkan manusia yang berbudaya, berkualitas, produktif, guna mempercepat pertumbuhan pembangunan berbasis lingkungan yang berkelanjutan. Kemudian, meningkatkan produktivitas dan daya saing umat yang sejahtera dan adil melalui pemanfaatan teknologi digital.

Divisi Bidang Pengolahan Data Dispora Jabar Yanyan Sumiarsa menuturkan, banyak pengusaha atau wirausahawan muda yang belum bisa maju dikarenakan kemampuan manajerial yang masih kurang. Melihat hal tersebut, Dispora Jabar memberi pelatihan dan pembinaan manajerial bagi para pemuda yang baru terjun ke dunia usaha. Materinya langsung disampaikan oleh narasumber yang berkompeten di bidang wirausaha, salah satunya dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jabar.

“Dispora Jabar saat ini mengadakan tiga kegiatan kewirausahaan mulai dari pengembangan, kewirausahaan antarpemuda, dan pembinaan serta pelatihan managerial skill. Syaratnya, mereka sudah menjalankan usaha minimal dua tahun dan usia pelaku wirausaha berada di bawah 30 tahun,” tutur Yanyan di kantor Dispora Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (22/1/2020).

Dia menjelaskan, pihaknya pun menggelar lomba Wirausaha Muda Pemula (WMP) dengan aturan, para peserta harus mempresentasikan produknya dengan sebaik mungkin di depan dewan juri. Persyaratan bagi para peserta lomba adalah omzet yang usahanya minimal telah mencapai Rp250 juta.

“Dalam rangka menciptakan wirausahawan muda di Jawa Barat, Dispora Jabar telah menyiapkan program khusus dengan membangun Lembaga Permodalan Kewirausahaan Pemuda (LPKP) sebagai fasilitator pemberian modal bagi wirausahawan muda yang baru memulai usahanya dengan bunga yang rendah,” jelasnya.

Yanyan menambahkan, LPKP ini belum bisa direalisasikan karena masih menunggu rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) yang seharusnya telah dilaksanakan pada tahun 2019 lalu. Namun karena Pergub-nya belum terbit, maka realisasinya diundur tahun 2020 ini dan dilaksanakan serta dikelola oleh Dispora Jabar khususnya oleh Bidang Kewirausahaan.

“Selain itu, tahun 2019 lalu, Dispora melalui Bidang Kewirausahaan menargetkan wirausahawan muda bisa muncul tidak hanya di Bandung, namun juga di 27 kabupaten/kota Jabar termasuk dari perguruan tinggi atau universitas di Jawa Barat yang memiliki Program Inkubator Bisnis,” katanya.

Menurutnya, salah satu bentuk nyata keberhasilan Dispora dalam Bidang Kewirausahaan, Jawa Barat, pernah masuk tiga besar juara nasional kewirausahaan dan para wirausahawan yang menjadi juara merupakan binaan langsung dari Dispora Jabar.

“Sebagai contoh, ada salah satu profil wirausahawan yang sukses bernama Desi berasal dari Bogor, Ia merupakan lulusan Institut Teknologi (ITB) Bandung, Ia membuat teh rempah-rempah dan berhasil menjadi juara di Jabar dan nasional. Kemudian ada perajin wood bike atau sepeda kayu yang tak kalah berkualitas,”ujarnya.

“Jadi kalau misalnya usaha sudah maju berhasil dan ingin meng-update usahanya, kita akan berikan pinjaman modal usaha dengan bunga yang kecil. Ini juga salah satu upaya kita untuk menolong mereka,” ujarnya.

Menurutnya, selain bagi masyarakat umum yang berwirausaha, Dispora Jabar pun turut memberikan kesempatan pada mahasiswa yang ingin menjadi wirausahawan muda dengan bersinergi dengan perguruan tinggi yang memiliki Inkubator Bisnis, seperti Universitas Widyatama, Universitas Sangga Buana YPKP, LPKIA, Polban, dan lain-lain.

“Meski mereka sudah berhasil dan sukses, Dispora dalam hal ini Bidang Kewirausahaan tidak begitu saja lepas tangan, kami senantiasa memantau apabila dalam proses perjalanannya mengalami kendala atau hambatan, kami siap memberikan bantuan dan solusi,” pungkasnya. (agus sn)