Pendiri dan Chairman WEF Davos Apresiasi Gelaran “Indonesian Night”

Pendiri dan Chairman WEF Davos Apresiasi Gelaran “Indonesian Night”
Ilustrasi (Antara)

INILAH, Jakarta - Pendiri dan Chairman World Economic Forum Davos, Prof Klaus Schwab memberikan pujian atas inisiatif Indonesia untuk mengenalkan budaya Nusantara melalui "Indonesia Night" di forum internasional WEF Annual Meeting yang digelar selama 21-24 Januari 2020 di Kota Davos, Swiss.

"Menurut saya, ini salah satu acara yang paling dinantikan dalam setiap perhelatan WEF. Konsistensi Indonesia untuk selalu hadir tiap tahunnya dan mengisi dengan promosi budaya ini sungguh luar biasa,” tuturnya dalam sambutan saat menghadiri Indonesia Night di Hotel Morosani.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat disebutkan Indonesian Night digelar oleh pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan momentum pertemuan tingkat tinggi para pemimpin, tokoh bisnis dunia, dan media, di ajang World Economic Forum Annual Meeting di Davos, digelar pada hari kedua.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Indonesia untuk mengenalkan budayanya. Itu membuat saya selalu menanti kehadiran Indonesia Night tiap tahunnya," kata penulis buku dan penggagas “The Fourth Industrial Revolution” itu .

Pada kesempatan itu Prof Klaus Shwab yang hadir bersama istri juga ikut berfoto dengan mengenakan topi khas Rote dan kain khas Nusa Tenggara Timur bersama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartato, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate.

Gelaran Indonesia Night menampilkan kekayaan budaya, kuliner, dan kesenian Indonesia, serta menjadi ajang untuk menjalin networking dengan peserta WEF dari seluruh dunia.

Acara dibuka pada pukul tujuh malam waktu setempat dengan pertunjukan kreasi kostum nasional dan disambung dengan ucapan selamat datang oleh Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Kesenian yang ditampilkan pada acara ini adalah gamelan yang mengundang decak kagum karena dimainkan oleh orang-orang asing. (antara)