KA Cibatu-Garut Segera Beroperasi, Garut Maju melalui Pariwisata

KA Cibatu-Garut Segera Beroperasi, Garut Maju melalui Pariwisata
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berkunjung ke Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Garut, Sabtu malam (25/1/2020). (zaenul mukhtar)

INILAH, Garut - Menandai rampungnya reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Cikajang tahap pertama, kereta api (KA) pada jalur Stasiun Cibatu-Stasiun Garut dijadwalkan mulai beroperasi pekan depan.

“Minggu depa, kita mulai, kereta api bisa sampai ke pusat kota Garut. Jalur transportasi menguatkan ekonomi Garut yang luar biasa. Minimal orang- orang selalu ingat domba garut, dodol garut, jeruk garut, kemudian juga fesyen berbahan kulit garut, dan juga pariwisatanya," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di sela safari desanya di Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Sabtu malam (25/1/2020).

Ridwan Kamil menyebut, program reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut merupakan salah satu bentuk upaya pembangunan infrastruktur pendukung kegiatan ekonomi sehingga kini jalur KA Jakarta-Garut sudah terhubung.

Dia pun meminta pemerintah daerah dan masyarakat Garut memanfaatkan akses transportasi tersebut untuk meningkatkan perekonomian. Sebab, Garut memiliki potensi wisata lengkap. Mulai gunung, laut, hingga wisata air. Makanya, dengan potensi wisatanya yang lengkap itu Garut bisa maju melalui pariwisata.

Ridwan Kamil akrab disapa Emil sendiri melalui program Sapa Desa-nya menginginkan setiap desa di Jawa Barat memiliki ekonomi pariwisata untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa bersangkutan. Sehingga aparatur serta warga desa tak boleh ragu mengembangkan potensi wisata karena pariwisata itu ekonomi kebahagiaan.

Selain reaktivasi jalur KA, lanjut Emil, pihaknya akan terus mendorong terwujudnya Tol Cigatas. Terlebih, Kabupaten Garut terbilang cukup spesial dengan rencana disediakannya dua exit tol. Sedangkan daerah lain masing-masing hanya akan memiliki satu exit tol.

Emil juga menyebutkan, revitalisasi Situ Bagendit akan dimulai tahun ini dengan anggaran sekitar Rp100 miliar yang merupakan bantuan langsung dari Presiden RI Joko Widodo. "Dengan keindahan alam, aksesibilitas makin baik, tidak ada alasan Garut tidak menjadi kabupaten termaju di Jawa Barat," ujarnya. (zainul mukhtar)