Jalan R3 Terhenti di Parung Banten Katulampa

Jalan R3 Terhenti di Parung Banten Katulampa
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Rencana Pemkot Bogor merampungkan jalan regional ring road (R3) dirasa hanya sekadar wacana semata. Pasalnya, sejak 2016 proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor iitu terhenti di Parung Banten, Kelurahan Katulampa. Padahal, rencananya jalan tersebut tembus sampai Wangun, Sindang Sari seberang gudang mebel Goodray.

Kepala DPUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi mengakui kebutuhan anggaran untuk pembebasan lahan yang akan digunakan jalan cukup besar diperkirakan mencapai Rp160 miliar. Anggaran sebesar itu untuk pembebasan dari Parung Banten sampai Wangun.

"Untuk tembus sampai Wangun kebutuhan anggaran pembebasan lahan sekitar Rp160 miliar. Sebenarnya, setiap tahun selalu diajukan dalam rencana kerja dinas, tahun ini, tahun lalu juga diajukan tapi mungkin karena keterbatasan anggaran, dirasionalisasi," kata Chusnul, Minggu (26/1/2020).

Chusnul melanjutkan, pihaknya akan kembali mengusulkan anggaran pembebasan lahan untuk 2021 karena pembangunan jalan ini menjadi program prioritas kebijakan strategis. Jika memungkinkan, pembebasan dilakukan sepanjang sekitar 4 km sampai tembus Wangun.

"Sekarang ini proses Musrembang tingkat kecamatan, dan pada Musrembang tingkat kota kurang lebih bulan April nanti akan kami usulkan melalui rencana kerja dinas. Panjang pembebasan lahan sekitar 4 km hingga ke Wangun," tambah Chusnul.

Chusnul menjelaskan, untuk proyek jalan R3 itu Pemkot Bogor hanya melaksanakan kegiatan pembebasan lahan saja. Sedangkan, untuk pembiayaan pembangunan jalan akan diajukan ke pemerintah pusat dan Pemprov Jabar. 

"Karena keterbatasan anggaran APBD Kota Bogor, pembebasan dibebankan ke kami tapi fisiknya bisa ke pusat dan provinsi," jelasnya. (Rizki Mauludi)