PKC Manfaatkan Sisa Lahan Perusahaan untuk Bisnis Lain

PKC Manfaatkan Sisa Lahan Perusahaan untuk Bisnis Lain

INILAH, Karawang – PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC), akan memaksimalkan pemanfaatkan sisa lahan di kawasan perusahaan. Tujuannya, tak lain bagian dari pengembangan potensi bisnis lain di luar produksi pupuk Urea dan NPK untuk menambah revenue (pendapatan) perusahaan.

Direktur Teknik dan Pengembangan PT Pupuk Kujang Cikampek, Hanggara Patrianta mengemukakan, selain membangun pabrik untuk produksi CO2 cair dan katalis, PKC juga melirik potensi pendapatan lain dari pemanfataan lahan perusahaan tersebut.

“Tahun ini, kami berupaya memaksimalkan pemanfataan lahan supaya produktif,” ujar Hanggara, Selasa (281/2020).

Hanggara menjelaskan, selama ini kawasan PKC memiliki luas areal secara keseluruhan mencapai 510 hektare. Dari luasan itu, yang terpakai baru 50 persennya saja. Sedangkan, sisanya masih belum termanfaatkan.

Atas dasar itu, manajemen melakukan kajian untuk memanfaatkan lahan tersebut. Adapun lahan yang akan dimanfaatkan untuk bisnis baruini ada di utara dan selatan pabrik. Di bagian utara, Kujang punya lahan sekitar enam hektare yang bisa disewakan ke pihak lain.

“Berdasarkan kajian sementara, lahan di utara Kujang itu sangat cocok untuk rumah sakit, mall dan hotel. Tetapi, yang paling memungkinkan dan revenue-nya cukup besar yaitu rumah sakit,” jelas dia.

Sedangkan, sambung dia, untuk di bagian selatan juga ada lahan yang bisa dimanfaatkan. Kabarnya, lanjut dia, PT Jasa Marga sudah melirik lahan tersebut untuk dijadikan areal usaha. Tetapi, memang belum ada penjajakan serius mengenai penyewaan lahan ini.

Selain lahan di wilayah utara dan selatan perusahaan, PKC juga memiliki lahan yang bisa sangat menjanjikan untuk pengembangan bisnis. Yakni, area hutan keanekaragaman hayati (Kehati). Hutan konservasi yang luasnya 47,7 hektare ini, menurutnya punya nilai jual untuk spot wisata edukasi. (Asep Mulyana).