Ini Alasan Lanud Atang Sanjaya Dukung Komersialisasi Bandara 

Ini Alasan Lanud Atang Sanjaya Dukung Komersialisasi Bandara 
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cibinong - Pihak Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sanjaya menyetujui rencana Pemkab Bogor yang akan mengomersilkan bandar udara yang berada di Kecamatan Kemang tersebut. 

Komandan Wing 4 Lanud Atang Sanjaya Kolonel Pnb Andy Ferdinand Picaulima mengatakan, pihaknya mendukung rencana mengomersilkan bandara udara di wilayahnya. Sebab, dari segi pergerakan pasukan TNI ataupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan lainnya bisa lebih cepat lagi apabila Lanud Atang Sanjaya dikomersilkan.

"Dampak positif dari segi militer itu dari segi pergerakan pasukan, misalnya pasukan Kostrad, Kopasus, Brimob ataupun BNPB mau dikirim ke daerah bencana alam atau daerah konflik itu pasti lebih cepat lagi," kata Picaulima kepada wartawan di Kantor Bupati Bogor, Selasa (28/1/2020).

Pria asli Kota Ambon ini menerangkan dari segi posisi, lokasi Lanud Atang Sanjaya juga lebih strategis. Bahkan, posisinya tak kalah strategis dibandingkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Kota Tanggerang, Provinsi Banten.

Dia menuturkan, jika Lanud Atang Sanjaya disetujui Kementerian Perhubungan atau pemerintah pusat menjadi bandara komersial, maka harus ada revitalisasi atau rehabilitasi terhadap landasan terbang dan bangunan lainnya.

"Kita menunggu persetujuan dari pemerintah pusat untuk mengkomersilkan bandara udara Lanud Atang Sanjaya, jika disetujui maka  kita butuh revitalisasi atau rehabilitaauakan ada revitasSaat ini panjang landasan udara 1.500 meter dan bisa diperpanjang hingga 2.200 meter, lalu kita juga butuh rehabilitasi gedung-gedung atau sarana prasarana lainnya agar bisa layak dan  berstandar nasional atau internasional," tutur Picaulima.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor 
Syarifah Sopiah Dwikorawati optimistis Lanud Atang Sanjaya yang dibangun 1931 itu bisa menjadi bandara komersil.

"Lanud Atang Sanjaya ini secara teknis sangat bagus dan rencana mengkomersilkan bandara udara Lanud Atang Sanjaya ini lebih murah jika dibanding kita harus membangun bandara udara yang baru. Mudah-mudahan pemerintah pusat mau menyetujui dan membiayai proyek mengkomersilkan bandara udara ini," ucap Syaripah.

Putri mantan Bupati Bogor Ayip Rughby ini menambahkan selain lebih menguntungkan dari segi pergerakan pasukan TNI/Polri, BNPB, dan lainnya. Keuntungan mengkomersilkan bandara udara ini adalah dari segi ekonomi, pariwisata, dan lainnya.

"Pendapatan ekonomi dan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bogor dan sekitarnya akan lebih baik dari saat ini, selain itu akses mahasiswa IPB dan keluarga yang banyak dari luar daerah akan lebih mudah menuju Bogor apabila bandara udara di Lanud Atang Sanjaya dikomersialisasi. Saat ini kami bersama akademisi IPB sudah mengkaji dan hasilnya akan kami serahkan ke Pemprov Jawa Barat dan Kementerian Perhubungan," tambahnya. (Reza Zurifwan)