Ini Tanda-tanda Kematian Muslim yang Baik (4)

Ini Tanda-tanda Kematian Muslim yang Baik (4)
ilustrasi

KEDELAPAN: Mati karena begal, hartanya ingin dirampas orang lain

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa ada seseorang yang menghadap Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, ia berkata, "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika ada seseorang yang mendatangiku dan ingin merampas hartaku?"

Beliau bersabda, "Jangan kau beri kepadanya."
Ia bertanya lagi, "Bagaimana pendapatmu jika ia ingin membunuhku?"
Beliau bersabda, "Bunuhlah dia."
"Bagaimana jika ia malah membunuhku?", ia balik bertanya.
"Engkau dicatat syahid", jawab Nabi shallallahu alaihi wa sallam.
"Bagaimana jika aku yang membunuhnya?", ia bertanya kembali.
"Ia yang di neraka", jawab Nabi shallallahu alaihi wa sallam. (HR. Muslim, no. 140).

Dari Qabus bin Mukhariq, dari bapaknya, dari ayahnya, ia berkata bahwa ia mendengar Sufyan Ats-Tsauri mengatakan hadits berikut ini, Ada seorang laki-laki mendatangi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallamdan berkata, "Ada seseorang datang kepadaku dan ingin merampas hartaku."

Beliau bersabda, "Nasihatilah dia supaya mengingat Allah."
Orang itu berkata, "Bagaimana kalau ia tak ingat?"
Beliau bersabda, "Mintalah bantuan kepada orang-orang muslim di sekitarmu."
Orang itu menjawab, "Bagaimana kalau tak ada orang muslim di sekitarku yang bisa menolong?"
Beliau bersabda, "Mintalah bantuan penguasa (aparat berwajib)."
Orang itu berkata, "Kalau aparat berwajib tersebut jauh dariku?"
Beliau bersabda, "Bertarunglah demi hartamu sampai kau tercatat syahid di akhirat atau berhasil mempertahankan hartamu." (HR. An Nasai, no. 4086 dan Ahmad, 5:294. Hadits ini shahihmenurut Al-Hafizh Abu Thahir)

Dari Said bin Zaid, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Siapa yang dibunuh karena membela hartanya maka ia syahid. Siapa yang dibunuh karena membela keluarganya maka ia syahid. Siapa yang dibunuh karena membela darahnya atau karena membela agamanya, ia syahid." (HR. Abu Daud, no. 4772 dan An-Nasai, no. 4099. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

[Muhammad Abduh Tuasikal]