Persib Gelar Cross Country dengan Sepeda

Persib Gelar Cross Country dengan Sepeda
Foto: Muhammad Ginanjar

INILAH, Bandung - Persib Bandung gelar cross country dengan bersepeda. Ini merupakan satu di antara program training center (TC) yang selama ini digelar di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Gelaran yang dimulai di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat ini bahkan tak hanya diikuti para pemain saja, melainkan diikuti seluruh ofisial tim termasuk jajaran pelatih. 

Tak ayal, sebagian besar nampak kelelahan. Sebab jalanan yang melewati kawasan Maribaya dan Cibodas ini dipenuhi tanjakan dan menempuh jarak 15 kilometer. 

Meski demikian, mereka mendapatkan tambahan motivasi dari warga lantaran rute yang dilewati, melalui perumahan warga hingga sekolahan. 

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku puas dengan program ini. Sebab program ini tak hanya meningkatkan fisik, namun juga melatih otot, terutama di bagian kaki.

"Fantastis, sangat bagus bagi pemain untuk melakukan kegiatan yang berbeda dan menggunakan otot yang berbeda dari biasanya," ujar Robert di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (29/1/2020).

Selain itu, kata Robert, para pemain juga dituntut untuk mengatasi rintangan ketika merasa kelelahan. Sehingga tidak ada kata menyerah sebelum mencapai tujuan.

"Dan medannya ternyata lebih sulit dari yang kami kira, banyak tanjakan di pegunungan, tapi sungguh indah. Menembus pinggiran kota, melihat orang-orang Bandung dan Lembang beraktivitas di sawah, gaya hidup mereka, berinteraksi dengan sekumpulan orang ketika melewati sekolahan, bertemu anak-anak kecil," tuturnya. 

Robert pun merasa program TC kali ini begitu indah. Sebab tak hanya melihat perjuangan pemain, namun ia bisa melihat keindahan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Kami menghargai dukungan orang-orang terhadap Persib. Dan mereka juga melihat kami bekerja keras dengan menggunakan sepeda, jadi ini hari yang indah," ungkapnya.

Robert yakin program ini akan sangat bermanfaat khususnya bagi para pemainnya. Diharapkan bisa berdampak positif terutama saat menjalani Liga 1 2020 yang rencananya akan dimulai 29 Februari mendatang. 

"Di latihan ini pemain menggunakan otot yang berbeda, bagus untuk kondisi mereka dan ini bagus pada pramusim. Mereka tidak bisa melakukan ini di tengah musim karena sekarang pemain butuh waktu istirahat kelelahan otot yang jarang pemain gunakan," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)