Komisi VIII DPR, Kemensos dan BNPB Berikan Bantuan Senilai Rp4,4 Miliar

Komisi VIII DPR, Kemensos dan BNPB Berikan Bantuan Senilai Rp4,4 Miliar
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Bersama Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Komisi VIII DPR RI memberikan bantuan senilai Rp4,4 miliar kepada korban bencana alam di Bumi Tegar Beriman.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ikhsan Yunus usai melakukan simbolis pemberian bantuan di Kantor Bupati Bogor mengatakan bantuan itu sudah digulirkan sejak H+1 bencana alam banjir bandang dan longsor.

"Bantuan senilai Rp4,4 ini khusus kami berikan kepada korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bogor. Bantuan tersebut ada yang berupa peralatan, logistik maupun dalam bentuk uang," kata Ikhsan Yunus.

Wakil rakyat yang terpilih dari daerah pemilihan Kota Jambi ini menerangkan walaupun tidak ada pimpinan atau anggotanya yang berasal dari daerah pemilihan Kabupaten Bogor, namun karena Komisi VIII bermitra dengan Kementerian Sosial dan BNPB maka jajarannya pun kerap mendatangi lokasi - lokasi bencana alam.

"Komisi VIII DPR RI merasa perlu berkunjung ke Kabupaten Bogor, karena sebagai mitra Kementerian Sosial dan BNPB maka kami mengusahakan bisa mendatangi lokasi - lokasi bencana alam, kami harap penangganan bencana yang dilakukan pemerintah daerah dan pemerinrah pusat bisa berlangsung cepat," terangnya 

Dalam kesempatan ini, Ihsan menjelaskan agar kejadian bencana alam banjir bandang dan longsor tidak kembali terjadi maka harus ada langkah mitigasi atau pencegahan bencana alam.

"Untuk mencegah bencana alam banjir bandang dan longsor, maka Presiden joko Widodo akan mencanangkan penanaman tanaman vetiver atau akar wangi di lokasi atau lahan rawan bencana alam banjir bandang dan longsor," jelas Ihsan.

Di tempat yang sama, 3.900 kepala keluarga korban bencana alam banjir bandang dan longsor di Kecamatan Sukajaya, Nanggung dan lainnya akan mendapatkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp500 ribu per bulan.

"Bantuan DTH sebesar Rp500 ribu per bulan per kepala keluarga selama satu hingga tiga bulan ini berasal dari BNPB. Korban bencana alam yang paling banyak mendapatkan DTH adalah warga Sukajaya dan Nanggung," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

Dia melanjutkan, pihaknya akan menggandeng Bank Jabar Banten (BJB) untuk membantu penyaluran bantuan DTH, untuk mempermudah masyarakat kami akan minta BJB menjemput bola ke lokasi bencana alam.

"Pihak BJB akan menjemput bola di lokasi bencana alam agar para korban bencana alam bisa membuat rekening bank, tanpa harus jauh-jauh ke Kantor Cabang BJB terdekat. Untuk korban bencana alam yang tidak mendapatkan DTH, masih bisa mendapatkan bantuan lainnya seperti tunjangan hidup atau lainnya," lanjutnya. (Reza Zurifwan)