Puluhan Mantan Pekerja PT Asalta Ontrog Kejaksaan, Ini Tuntutan Mereka

Puluhan Mantan Pekerja PT Asalta Ontrog Kejaksaan, Ini Tuntutan Mereka
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Puluhan karyawan PT Asalta Surya Mandiri dan PT Asalta Mandiri Agung di Kelurahan Nanggewer, Cibinong mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.

Kedatangan para pekerja yang tergabung dalam serikat Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), ini untuk memgadukan permasalahan perkara pidana maupun sisa upah sektoral maupun Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang belum dibayarkan pihak perusahaan hingga mencapai Rp 10 miliar.

Syaeful Bahri Ketua PPMI PT. Asalta Surya Mandiri yang ditemui usai bertemu dengan Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Juanda mengatakan kedatangan mereka dalam rangka agar pihak kejaksaan menolak pemgajuan penangguhan penahanan  tersangka DW dan HW.

"Karena AW dan HW selaku pimpinan PT Asalta Surya Mandiri dan PT Asalta Mandiri Agung ini sudah terlalu dzalim dengan cara tidak membayar selisih upah sektoral maupun UMK, kami selaku pihak yang dirugikan pun keberatan apabila mereka meminta penangguhan penahanan," kata Syaeful kepada wartawan, Selasa (11/2).

Ia menerangkan besar harapan agar pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor mengabulkan permintaan mereka, karena sejak tahun 2016 lalu ada 265 orang mantan pekerja yang menderita akibat belum dibayarnya selisih upah sektoral maupun UMK.

"Perkara belum dibayarnya upah 265 pekerja PT Asalta Surya Mandiri  dan PT Asalta Mandiri Agung  ini sudah berjalan sejak tahun 2016 lalu dan tidak berhasil dimediasi oleh Dinas Sosial, Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi. Penderitaan selama 4 tahun ini kami minta jadi pertimbangan pihak kejaksaan," terangnya.

Diwawancarai terpisah, Juanda menuturkan tersangka DW dan HW akan segera disidang di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I A Cibinong dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

"Saat ini kasus pidana DW dan HW sudah tahap 2 dan akan segera di sidang PN Kekas I A Cibinong, mereka kami kenakan Undang - Undang Ketenaga Kerjaan nomor 13 tahun 2003 pasal 185 ayat 1 juncto pasal 90 ayat 1 dengan maksimal ancaman hukuman penjara 4 tahun," tutur Juanda.

Informasi yang dihimpun Inilah, saat ini pihak mantan pekerja sedang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung terkait tuntutan perdata ke pihak PT Asalta Surya Mandiri dan PT Asalta Mandiri Agung. Para mantan pekerja sempat  dinyatakan menang disidang Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) di Bandung, lalu dikalahkan saat perusahaan mengajukan banding. (Reza Zurifwan)