Jalan TNI dan Polri ke Pemkot Bogor

Jalan TNI dan Polri ke Pemkot Bogor
Foto; Rizki Mauludi

INILAH, Bogor – Pemerintah Kota Bogor membuka jalan bagi anggota TNI dan Polri bertugas di Balai Kota. Ada dua posisi jabatan tinggi pratama yang disiapkan: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Wakil Wali Kota Dedie A Rachim membenarkan hal itu. Menurutnya, anggota Polri berpangkat minimal komisaris besar atau kolonel di level TNI, bisa mengikuti lelang jabatan di dua SKPD tersebut.

“Sudah pengumuman open bidding. April nanti sudah ada kandidat atau calon yang diseleksi, termasuk terpilih,” kata Dedie di Bogor, Selasa (11/2).

Dedie melanjutkan lelang jabatan ini dibuka secara umum. Tapi, saat ditanya apakah bisa diisi oleh polisi atau TNI posisi Kepala Kesbangpol dan Satpol PP, dia menjawab pasti: tentu bisa.

“Ya bisa. Nanti kita lihat saja. Ini kan open bidding," ujar mantan orang KPK itu.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengatakan, saat ini lelang jabatan sudah proses pengumuman dan pendaftaran, dan masuk tahapan sosialisasi dengan memunculkan pengumuman di sejumlah media massa. 

Dibukanya pengumuman open bidding tersebut berdasarkan rekomendasi yang telah dikeluarkan KASN. Untuk itu, demi menindaklanjutinya, pansel membuat persyaratan dan kriteria calon pejabat yang nanti mengisi kekosongan tujuh OPD tersebut.

“Jadi ada empat anggota pansel dan saya ketua panselnya,” terangnya.

Ade menegaskan, pansel mengedepankan asas profesional dan transparan. Karena itu, lelang jabatan ini untuk umum.

“Sudah terbukti tidak ada kepentingan siapapun. Wali kota saat rapat dengan dinas sudah menyampaikan, jangan juga berpikir karena sudah menjadi Plt akan langsung bisa terpilih. Soalnya wali kota itu objektif,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, kepada seluruh calon peserta open bidding agar mengedepankan pelayanan masyarakat Kota Bogor. 
“Urusan jabatan itu sementara, terpenting bagaimana bekerja untuk melayani,” tegasnya.

Masih kata Ade, dengan lelang jabatan secara terbuka ini, dirinya menginginkan siapapun yang terpilih figurnya yang lebih baik dan mau mendukung serta berlari seperti yang digaungkan Wali Kota Bogor.

“Saya punya harapan yang terpilih orang-orang dalam. Mereka tahu tentang Bogor, mengerti kinerja pimpinan dan visi misi RPJMD Pemkot Bogor bagaimana,” terangnya. (rizki mauludi/ing)