Bagus Saputra Tancap Gas Kejar Poin Olimpiade 2020

Bagus Saputra Tancap Gas Kejar Poin Olimpiade 2020
Pebalap BMX Indonesia (dari ki-ka) Toni Syarifudin, I Gusti Bagus Saputra dan Rio Akbar. ANTARA/HO/PB ISSI/pri. (ANTARA/HO/PB ISSI)

INILAH, Jakarta- Atlet BMX andalan Indonesia I Gusti Bagus Saputra mengatakan akan tancap gas mengejar poin demi lolos kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo, meski dirinya baru saja mengalami kecelakaan saat turun pada Piala Dunia BMX Supercross di Australia, 6-9 Februari.

"Saya tidak langsung fokus penyembuhan karena saya harus mengejar poin sehingga saya akan coba secara maksimal," kata Bagus yang dihubungi dari Jakarta, Selasa.

Bagus mengalami kecelakaan pada sesi latihan resmi Piala Dunia BMX Supercross di Australia pekan lalu. Saat ia sedang mengendarai sepedanya di putaran terakhir, Bagus terjatuh dari ketinggian sekitar 8 meter akibat angin yang berhembus sangat kencang dengan kecepatan hingga 40km/jam.

Meski belum mengetahui secara pasti cedera yang dideritanya, namun Bagus mengaku kecelakaan itu telah membuat kaki kanannya bengkak dan sulit berjalan.

Kendati begitu, Bagus bertekad akan berusaha maksimal demi mendongkrak poin Olimpiade. Apalagi masih ada enam turnamen pra-kualifikasi tersisa yang harus diikutinya hingga April mendatang.

"Saat ini saya hanya bisa berdoa dan berdoa terus karena bagaimanapun caranya saya harus bisa mengumpulkan poin menuju Olimpiade," ucapnya.

"Saya masih akan berusaha, dan di Indonesia juga masih ada enam turnamen yang harus dikejar untuk mengamankan posisi," katanya menambahkan.

"Kemungkinan terdekat minggu depan saya akan turun di kejuaraan nasional karena itu akan menyumbang poin menuju Olimpiade."

Balap sepeda merupakan cabang olahraga yang diharapkan mampu menambah kuota perwakilan atlet Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo. Saat ini atlet terbaik terus mengejar poin untuk lolos kualifikasi ke kejuaraan multi event terakbar di dunia itu.

Bagus Saputra menjadi satu di antara tiga pebalap lainnya yang menjadi tumpuan timnas balap sepeda, selain Toni Syarifudin dan Rio Akbar.

Timnas balap sepeda menargetkan dapat lolos Olimpiade 2020 melalui metode peringkat negara.

Saat ini Merah Putih berada di urutan ke-19 dan harus naik tujuh strip hingga ke posisi 11 besar yang merupakan sayarat lolos Olimpiade. Mereka terus diburu waktu mengejar target itu dengan sisa waktu tiga bulan ke depan.

Timnas balap sepeda akan menghadapi enam seri kejuaraan pra-kualifikasi tersisa, di antaranya akan digelar di Indonesia. Seri-seri tersebut antara lain Kejuaraan Nasional Balap Sepeda, Jakarta Internasional BMX, Banyuwangi Internasional BMX, dan Kejuaraan Asia BMX.