IHSG Masih Cenderung Negatif

IHSG Masih Cenderung Negatif
istimewa

INILAH, Jakarta - Secara teknikal pergerakan IHSG break out level support setelah tidak mampu kembali di atas Moving Average 5 hari.

Menurut anali saham Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, indikator RSI dan Stochastic berbalik jenuh negatif bergerak menguji area oversold. "Sehingga kami perkirakan IHSG akan bergerak cenderung kembali melemah menguji support dengan rentang 5.877-5.961," tulisnya dalam catatan perdagangan, Rabu (12/2/2020).

Untuk saham-saham secara teknikal yang masih cukup menarik diantaranya; WSBP, SMGR, INDF, ICBP, UNVR, TLKM, PGAS, WSKT, SCMA, UNTR.

Sementara IHSG pada penutupan Rabu kemarin turun 0,69% atau 41,32 poin ke level 5.913,08 di tengah optimisme melanda bursa saham Asia. Saham-saham sektor konsumer (-2,44%) terhempas cukup dalam ditengah aksi korporasi perusahaan grup salim tidak sesuai ekspektasi pasar.

Dimana perseroan menyatakan prosesnya masih sangat awal membuat saham ICBP (-6,32%) dan ICBP (-8,79%). Terlepas dari semua sentimen kasus pasar modal dan rush money meningkatkan kekhawatiran investor dalam negeri masih cenderung membayai hal ini pun yang membuat IHSG melemah disaat regional dan global menguat.

Banyaknya institusi keuangan yang mulai mengalami penurunan portofolio aset ekuitasnya terkena dampak rembetan kasus-kasus sebelumnya masih menjadi faktor utama pelemahan IHSG. "Rendahnya Credit Default Swap memberikan signal capital inflow yang masuk kepada Surat hutang lebih tinggi saat ini melihat imbal hasil yang relatif juga tinggi. Investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp477,71 miliar."

Sedangkan bursa saham AS berakhir lebih tinggi pada hari Rabu (12/2/2020), dengan ketiga tolok ukur utama mencatat tertinggi sepanjang masa.

Kenaikan mendapat dukungan dari tanda-tanda perlambatan jumlah kasus baru COVID-19 - jenis virus corona yang muncul di Wuhan, Cina akhir tahun lalu.

DowIA Industrial Average DJIA, + 0,94% naik 275,08 poin, atau 0,9%, berakhir pada 29.551,42. Sedangkan S&P 500 SPX, + 0,65% menambahkan 21,70 poin atau 0,7% menjadi berakhir pada 3.379,45. Nasdaq Composite Index COMP, + 0,90% berakhir pada 9.725,96, naik 87,02 poin, atau 0,9% seperti mengutip marketwatch.com.

Komisi Kesehatan Nasional China pada hari Rabu mengatakan 2.015 kasus baru penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus baru telah dilaporkan selama 24 jam terakhir, menurun untuk hari kedua. Itu membuat jumlah kasus di Cina daratan menjadi 44.653, meskipun para ahli telah memperingatkan bahwa sejumlah besar mungkin telah dihitung.

Komisi itu mengatakan ada 97 kematian tambahan akibat virus dalam 24 jam terakhir, menjadikan total daratan menjadi 1.113. (inilah.com)