Tingkat Konsumsi Ikan Masyarakat Purwakarta Masih Rendah

Tingkat Konsumsi Ikan Masyarakat Purwakarta Masih Rendah
net

INILAH, Purwakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan belum lama ini melansir terkait tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Purwakarta. Untuk wilayah ini, tingkat konsumsi ikan cenderung masih rendah yakni 31 kilogram per kapita per tahun.

Padahal, jika merujuk pada standar nasional seharusnya tingkat konsumsi ikan masyarakat ini berada di angka 56 kilogram per kapita per tahun. Artinya, ke depan perlu ada upaya dari pemerintah daerah untuk menggenjot minat warga supaya tingkat konsumi ikan di masyarakat bisa bertambah.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Purwakarta Buddy Supriyadi mengakui kondisi tersebut. Padahal, kata dia, sumber produksi ikan cukup banyak di wilayahnya seperti jaring apung di Jatiluhur dan Cirata. 

"Produksi ikan di kita sebenarnya cukup melimpah. Namun, tetap saja tingkat konsumsi di masyarakat cukup rendah," ujar Buddy kepada INILAH, Kamis (13/2/2020).

Dia menilai, minat konsumsi masyarakat terhadap ikan masih terbilang rendah dibandingkan ayam, daging sapi, dan telur.

"Banyak faktor sih. Bisa jadi karena banyak yang lebih memilih unsur hewani lain untuk dikonsumsi. Atau bisa jadi karena daya beli masyarakatnya yang kurang," jelas dia.

Menurut dia, perlu ada terobosan baru supaya tingkat konsumsi ikan masyarakat kembali meningkat. Salah satu caranya, bisa dengan mengolah ikan menjadi makanan yang menarik. Misalnya, ikan tersebut diolah jadi makanan yang berbeda. Seperti abon, bakso, nugget atau sosis.

"Dengan melakukan pengolahan beda, mungkin bisa sedikit merangsang minat masyarakat supaya mau mengonsumi ikan," kata dia. (Asep Mulyana)