Tiga Tahun Mobil Operasional Bapenda Jabar Parkir di Pusat Perbelanjaan

Tiga Tahun Mobil Operasional Bapenda Jabar Parkir di Pusat Perbelanjaan
Foto: Riianto Nurdiansyah

INILAH, Bandung- Sejumlah mobil plat merah terparkir lama di besment salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bandung. Berbagai merek kendaraan roda empat tersebut merupakan mobil operasional Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar.

Kepala Bapenda Jabar Hening Widiatmoko membenarkan mobil-mobil tersebut merupakan mobil operasional dinas. Pihaknya sengaja menyewa besment tersebut untuk parkir mobil dinas.

“Kendaraan yang diparkir di lahan parkir Carrefour dengan cara menyewa dari pengelola Carrefour secara resmi. Karena lahan parkir kami terbatas,” ujar Hening via pesan singkat, Kamis (13/2/2020).

Hening mengaku, pihaknya menyewa besment pusat perbelanjaan tersebut sejak tahun 2018 lalu. Itu bertepatan saat Kantor Bapenda Jabar yang berada di seberangnya sedang direvitalisasi. 

“(Sewanya) sejak dimulainya pembangunan (revitalisasi) Bapenda Jabar tahap pertama tahun 2018,” ungkap dia.

Hening mengaku, sengaja menyimpan mobil-mobil tersebut di besment pusat perbelanjaan lantaran khawatir terkena panas dan hujan yang malah bisa merusak. Karena itu, dia menegaskan bahwa pihaknya tetap merawat sejumlah mobil tersebut kendati disimpan di besment pusat perbelanjaan.

“Justru (sewa parkir) untuk melindungi kendaraan operasional kami dari hujan dan panas sementara lahan parkir eksisting terbatas. Kebetulan ada foto berdebu itu, memang belum dibersihkan saja,” tutur dia.

Berdasarkan pantauan,  merek sejumlah mobil tersebut yang berada di besment tersebut di antaranya yaitu Pajero, Inova hingga Altis. Di mana beberapa di antaranya hingga kini masih dioperasikan. Namun ada pula yang sudah didaftarkan untuk dilelang. 

“(Basement) itu kendaraan yang masih digunakan tapi ada yang sudah didaftarkan untuk dilelang,” kata.

Dia menjelaskan mobil-mobil tersebut akan dilelang karena berusia lebih dari delapan tahun. Sehingga, mobil tersebut tidak lagi optimal kalau digunakan untuk operasional dinas.

“Sesuai peraturan, mobil dengan usia lebih dari 8 tahun dapat diajukan penghapusan melalui mekanisme lelang,” jelas dia.

Lebih lanjut, pihaknya pun telah mengajukan anggaran pembangunan parkir mobil di tahun 2020. Namun, pengajuan anggaran tersebut tak terealisasi.

“Kita sudah rencana membangun infrastruktur parkir mobil bawah tanah (basement) berlokasi di halaman tempat apel sekarang tahun 2020. Kenyataannya, karena tidak tersedia alokasi anggaran, maka tahun ini belum dapat dilaksanakan,” pungkas Hening. (Riantonurdiansyah)