Wolves vs Leicester, Back on Track!

Wolves vs Leicester, Back on Track!
Striker Leicester City Jammie Vardy. (Net)

LEICESTER City ada di zona nyaman dalam perburuan posisi big four di klasemen akhir Liga Primer Inggris. Sayangnya, hal itu membuat mereka lengah.

Manajer Brendan Rodgers mulai mencak-mencak di ruang ganti. Dia heran, skuatnya tampil melempem dalam dua laga terakhir. Dia khawatir, Leicester malah terus merosot dan terlempar dari posisi empat besar, atau zona menuju Liga Champions Eropa.

"Kami harus segera meraih hasil positif. Hanya itu syarat untuk kembali ke jalur yang benar. Kami perlu menang," tegasnya.

Leicester akan bertamu ke markas Wolverhampton Wanderers, Stadion Molineux Stadium, Sabtu (15/2) dini hari WIB. Mereka berbekal satu kekalahan dan satu hasil imbang dalam dua laga terakhirnya.

"Kami kurang konsisten dalam menjaga konsistensi permainan. Kami harus menjaga intensitas. Itu syarat-syarat penting untuk meraih hasil baik," lanjut Rodgers.

Dua hasil minor membuat Leicester turun ke posisi ketiga klasemen sementara, terpaut tiga poin dari Man City yang menempati posisi kedua. Untungnya, Leicester masih punya keunggulan selisih 8 poin dari Chelsea di posisi keempat.

"Saya ingin tim ini tak memikirkan hasil laga tim-tim lain. Kompetisi masih menyisakan banyak laga dan penting untuk fokus meraih sebanyak mungkin hasil terbaik," lanjut Rodgers.

Sementara itu, Wolves bisa jadi batu sandungan bagi Leicester. Mereka memang gaga menuai kemenangan di dua pertandingan terbarunya. Namun, yang mereka hadapi bukanlah tim-tim sembarangan.

Wolves mampu memberi perlawanan berarti sebelum takluk 1-2 di tangan Liverpool. Setelah itu, mereka berhasil menahan imbang Manchester United di Old Trafford.

Joao Moutinho dan kawan-kawan saat ini tersangkut di posisi 9 klasemen sementara. Namun, Wolves berpeluang besar melejit beberapa tingkat lebih baik jika mampu mengalahkan Leicester City mengingat jarak poin yang sangat ketat.

Tampil di hadapan publik sendiri, Manajer Nuno Espírito Santo diyakini memasang strategi menyerang sejak awal pertandingan.

"Ya tentu saja kami akan mencoba mengendalikan permainan. Saya tak mau tim ini terlalu berhati-hati dan memberikan ruang improvisasi untuk mereka (Leicester)," kata Santo.

Meskipun bertekad menyerang, Santo sadar lini pertahanan timnya akan mendapatkan tantangan besar. Ya, Leicester dihuni striker berbahaya yang saat ini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak.

Ya, Leicester sangat bergantung pada ketajaman Jammie Vardy yang musim ini sudah mencetak 17 gol dalam 23 laga. 

"Dia (Vardy) salah satu striker terbaik di kompetisi ini. Dia punya kemampuan komplet untuk memberikan masalah. Tetapi tentu saja, kami sudah menyiapkan banyak cara," tandas Santo. (bsf)