Pelatih Milan Soroti Penalti Juve di Menit 90

Pelatih Milan Soroti Penalti Juve di Menit 90
Stefano Pioli. (Net)

INILAH, Milan - AC Milan harus puas bermain imbang saat jumpa Juventus. Hasil tersebut membuat pelatih Stefano Pioli kurang puas, ia menyoroti penalti yang menyelematkan Juve dari kekalahan.

AC Milan menjamu Juve di San Siro, Jumat (14/2/2020) dini hari WIB, pada pertandingan leg pertama semifinal Coppa Italia. Statistik mencatat Milan bermain lebih efisien ketimbang Juve yang unggul ball possession 62 persen berbanding 38 persen. Dari 21 shots yang dilepaskan Il Diavolo Rosso, 11 diantaranya on target. Sementara Juve cuma bisa mengarahkan empat shots on target.

Kedua tim gagal mencetak gol di babak pertama, I Rossoneri membuka keunggulan terlebih dulu pada menit ke-61 lewat Ante Rebic. Milan harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-71 setelah Theo Hernandez dikartu merah wasit.

Unggul jumlah pemain, Juve semakin leluasa menekan pertahanan I Rossoneri. Hasilnya, I Bianconier mampu menyamakan skor jadi 1-1 di menit ke-90 lewat eksekusi penalti Cristiano Ronaldo.

Wasit memberikan penalti kepada Juve karena bola sepakan salto Ronaldo mengenai tangan Davide Calabria. Keputusan tersebut sempat diprotes sebab Calabria dinilai tidak melihat arah datangnya bola akibat membelakangi Ronaldo.

Pioli kecewa dengan keputusan wasit yang dinilai menguntungkan tim tamu, padahal sebelum insiden handball tersebut Pioli melihat adanya pelanggaran terhadap Zlatan Ibrahimovic.

"Saya pertama-tama dan yang paling utama marah karena ada pelanggaran terhadap Ibrahimovic sebelumnya. Saya ingat para wasit diperlihatkan cuplikan penalti di laga Cagliari-Brescia pada awal musim dan bilang merupakan kesalahan menghadiahkannya, karena pemain tak bisa melihat bola yang datang," kata Pioli.

"Dia (Calabria) tak sempat merapatkan tangannya ke posisi awal. Saya cuma berharap kita bisa mendapatkan ide lebih jelas atas apa saja yang merupakan penalti dan yang tidak. Anda bisa berpendapat itu shot on target, tapi saya tak terlalu yakin percobaan Ronaldo saat itu mengarah ke gawang," ia melanjutkan.

Dengan hasil imbang ini membuat Milan harus kembali bekerja keras saat ganti bertamu ke kandang Juve, Allianz Arena Turin, pada 5 Maret mendatang di leg kedua. Milan harus bisa menang tanpa kemasukan gol, atau imbang lebih dari satu gol.

"Kami sejak awal menginginkan kemenangan, kami ada di posisi kuat untuk mewujudkannya. Tapi ini baru leg pertama dan kami akan mencoba tampil lebih baik di leg kedua," pungkas mantan pelatih Fiorentina. (Inilahcom)