Pemprov Siapkan Pepulangan 9 Warga Jabar dari Natuna

Pemprov Siapkan Pepulangan 9 Warga Jabar dari Natuna
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Bandung- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempersiapkan kepulangan dan penjemputan sembilan orang warga Jawa Barat bersama satu warga negara asing (WNA) yang diobservasi di Pulau Natuna, Sabtu (15/2/2020). Hal itu setelah mereka dinyatakan negatif terjangkit virus Corona.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Barat Berli Hamdani mengatakan, sebelumnya mereka diobservasi selama dua pekan di hanggar Natuna. Sembilan orang warga Jabar itu termasuk dari 238 WNI dari Wuhan, China. 

Mereka akan dipulangkan dari Natuna ke Bandara Halim Perdanakusuma sebelum dilakukan penjemputan olah pemerintah daerah masing-masing.

“Rencananya pemulangan 9 orang WNI dan 1 WNA dipulangkan ke Jabar besok. Sesampainya di halim, Menkes serahkan WNI ke pemda masing-masing. Sementara ini teknisnya pemulangan langsung ditangani menlu (Kementerian Luar Negeri) bekerjasama dengan imigrasi,” ujar Berli di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (14/2/2020).

Menurut Berli, pihaknya tidak akan kembali melakukan karantina terhadap smbilan warga Jabar tersebut. Mengingat semua prosedur pemeriksaan sudah dilakukan di Pulau Natuna.

Kendati demikian, pihak Kementerian Kesehatan memerintahkan semua pemerintah daerah melakukan pemantauan selama beberapa minggu ke depan.

"Justru kita memantau secara keseluruhan. Karena kan ancaman ini belum berakhir. Bukan berati kalau sudah selesai di Natuna berarti tidak ada masalah, tapi ancaman itu akan terus," paparnya.

Saat ini, Berli mengaku masih melakukan pendataan asal kota dari warga Jabar yang sudah pulang dari Natuna tersebut. 

“Yang dari Natuna ini yang lebih terjamin (hasil kesehatannya). Dari Jabar kita hanya menerima di halim setelah itu pulang ke daerah masing-masing. Dari sembilan orang gak begitu hapal (asal mana) tapi ada dari Tasik. Dari Bandung kalau tidak salah ada,” ucap dia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersyukur warga yang diobservasi tidak terpapar virus Corona. Namun dia meminta seluruh pihak tetap waspada, terutama dinas yang bersangkutan. 

“Jabar kan enam rumah sakit sudah disiapkan ruang isolasi, bantu media lawan hoaksnya aja yang meresahkan kalaupun ada (yang positif), pemerintah paling depan menanggulanginya,” ucap dia. (Riantonurdiansyah)