Target Bupati Anne, Pertumbuhan Ekonomi Naik 5,54 Persen

Target Bupati Anne, Pertumbuhan Ekonomi Naik 5,54 Persen
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. (net)

INILAH, Purwakarta – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menargetkan, pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayahnya bisa naik 5,54 persen di 2021 mendatang. Menurutnya, target itu bisa terealisasi jika didorong dengan penyediaan infrastruktur yang andal.

“Titik berat prioritas kami ke depan, diarahkan pada program penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, serta peningkatan produksi pangan dan produk unggulan masyarakat. Target kami, laju pertumbuhan ekonomi di 2021 mendatang naik 5,54 %,” ujar Anne kepada INILAH, akhir pekan kemarin.

Menurut Anne, target yang ditetapkannya itu bukan tanpa dasar. Mengingat, ke depan wilayahnya akan ada kawasan industri baru yang luasnya mencapai 1.200 hektare. Dengan adanya kawasan industri baru, pihaknya optimistis laju perekonomian masyarakatnya pun akan meningkat.

“Kawasan industri ini sedang dalam proses pembangunan. Kalau sudah jadi, diperkirakan bisa menampung 150-200 perusahaan. Dengan banyaknya perusahaan di kawasan ini, tentunya akan berimplikasi pada pengurangan jumlah pengangguran di wilayah kami secara signifikan,” jelas dia.

Anne berpendapat, dengan adanya kawasan industri baru tersebut Purwakarta bisa menjadi daerah penopang pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Atas dasar itu pula, pihaknya mengusulkan ke Pemprov Jabar supaya dibuka akses tol baru untuk kawasan industri tersebut.

Anne memiliki alasan terkait rencananya mendorong pembukaan akses baru untuk kebutuhan industri ini. Salah satunya, supaya antara mobilitas warga, jalur wisata dan industri tidak terganggu satu sama lain.

“Kalau industri punya akses sendiri kan enak. Tidak perlu lagi menggunakan jalur arteri yang selama ini jadi jalur mobilitas warga. Dengan begitu, masyarakat bisa tetap aman dan nyaman,” kata Anne.

Anne menambahkan, selama ini Purwakarta juga mengandalkan alokasi dari bantuan provinsi untuk pembangunan daerah. Bahkan, dari alokasi bantuan provinsi itu 60 % di antaranya digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Karena, pembangunan infrastruktur selama ini jadi salah satu prioritas pembangunan di wilayahnya.

“Kami berharap, Pemprov Jabar bisa kembali menunjukkan komitmennya dan membantu kami sesuai dengan prioritas pembangunan yang kami usulkan. Karena, dengan adanya alokasi bantuan provinsi yang memadai, bisa berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (asep mulyana)