Eks Bupati Bekasi Neneng Kembali Jadi Saksi Meikarta

Eks Bupati Bekasi Neneng Kembali Jadi Saksi Meikarta

INILAH, Bandung- Mantan Bupati Bekasi yang juga narapidana kasus suap Meikarta, Neneng Hasanah Yasin kembali dihadirkan ke persidangan. Neneng dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa mantan Dirut PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto. 

Sidang lanjutan kasus dugaan suap mega proyek Meikarta kembali digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (17/2/2019). 

Dari informasi yang dihimpun, sidang dengan agenda kesaksian tersebut, jaksa KPK bakal menghadirkan enam orang saksi. Mereka, yakni mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Divisi Land PT Lippo Edy Dwi Soesianto, Agus Salim, Kabid Tata Ruang Bappeda Bekasi EY Taufik, Melda Peny Lestari (Lippo), dan Satriadi (Lippo). 

Berdasarkan pantauan, sidang kedua dengan agenda kesaksian tersebut bakal dipimpin Daryanto. Namun, hingga kini persidangan belum dimulai lantaran majelis yang dipimpin Daryanto belum hadir ke  ruang utama. 

"Saksinya sekarang enam orang," kata salah seorang pegawai KPK di PN Bandung. 

Seperti diketahui eks Presiden Direktur (Presdir) PT Lippo Cikarang Tbk Bartholomeus Toto didakwa dakwaan alternatif, yakni pasal 5 ayat (1) hurup a dan b, serta pasal 13 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman maksimal lima tahun. 

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum KPK Ferdian Adi Nugroho menyatakan terdakwa Toto bersama-sama dengan Edi Dwi Soesianto, Satriadi dan PT Lippo Cikarang diduga melakukan suap, yakni melakukan, menyuruh melakukan dan turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut. 

"Yakni memberi sesuatu berupa uang Rp 10,5 miliar kepada Neneng Hasanah Yasin selaku Bupati Kabupaten Bekasi," katanya.

Padahal patut diduga jika pemberian  Rp 10,5 miliar itu untuk memuluskan terkait surat izin peruntukan dan penggunaan tanah (IPPT) yang akan digunakan untuk proyek apartemen Meikarta. Selain itu ada juga pemberian sebesar Rp 500 juta untuk E Yusuf Taufik selaku Kabid Tata Ruang Bappeda Pemkab Bekasi. (Ahmad Sayuti)