Purwakarta Cari Bibit Unggul Kafilah MTQ untuk Tingkat Provinsi dan Nasional

Purwakarta Cari Bibit Unggul Kafilah MTQ untuk Tingkat Provinsi dan Nasional
(Asep Mulyana)

INILAH, Purwakarta - Pemkab Purwakarta menggandeng Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat untuk menggelar seleksi kafilah Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) 2020. Dalam kegiatan MTQ ke 36 tingkat kabupaten ini, dikuti sedikitnya 183 peserta dari berbagai tingkatan.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purwakarta, Tedi Ahmad Junaedi menuturkan, setiap tahun kegiatan ini memang rutin digelar. Tujuannya, utamanya tak lain untuk meningkatkan dan pemahaman masyarakat terhadap isi kandungan kitab suci umat islam itu.

Tak hanya itu, sambung dia, kegiatan ini juga bagian dari upayanya untuk mencari bibit unggul yang nantinya akan diikut sertakan dalam perlombaan MTQ di tingkat Provinsi maupun tingkat nasional.

"Tujuan dari kegiatan ini, tak lain untuk mencari generasi muda yang berbakat di bidang MTQ untuk mewakili Purwakarta di tingkat provinsi dan nasional," ujar Tedi kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

Tedi menjelaskan, dalam seleksi ini para kafilah (peserta) akan menunjukan kebolehannya dalam cabang-cabang yang dilombakan. Ada delapan cabang yang dilombakan dalam pelaksanaan MTQ ke 36 ini. Yakni, di antaranya cabang Tilawah, Tahfidz, Qiroat dan Tafsir.

"Masing-masing cabang ada kategori yang membedakan. Yakni, kategori putra dan putri. Serta, usia anak-anak dan dewasa," jelas dia.

Dia menambahkan, kedepan pihaknya bersama pemkab Purwakarta akan menguatkan komitmen untuk membangun Lembaga Pembinaan Tilawatil Qur'an(LPTQ) hingga tingkat desa. Hal itu bertujuan untuk mengembangkan potensi-potensi Tilawatil Quran yang ada di desa/kelurahan di wilayah tersebut.

"Melalui LPTQ, kedepan kita akan melakukan pembinaan. Supaya, kedepannya muncul bibit-bibit unggu tilawatil quran terbaik dari yang baik dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga nantinya bisa diikutsertakan di tingkat Kabupaten dan Nasional," tambah dia.

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menambahkan, pihaknya berharap kegiatan ini bisa sekaligus menjadi ajang untuk meningkatkan semangat dalam syiar Islam. Jadi, bukan hanya sekedar dijadikan perlombaan atau adu gengsi. Melainkan, harus memiliki niat untuk ibadah.

"Harapan kami, kegiatan ini bisa berdampak positif, baik itu untuk peserta MTQ, Panitia, maupun masyarakat pada umumnya," ujar Anne singkat. (Asep Mulyana)