DPRD Jabar Pantau Kesiapan BIJB Terkait Haji 2020

DPRD Jabar Pantau Kesiapan BIJB Terkait Haji 2020
net

INILAH, Bandung – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat meninjau langsung kesiapan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jumat (14/2/2020) lalu. 

Inspeksi ini dilakukan dalam menyambut pelaksanaan musim ibadah haji 2020 pada Juli mendatang.

Dalam kunjungannya, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya mengatakan pihaknya menyayangkan proses keberangkatan dan kepulangan calon jamaah haji dari Jawa Barat, akan dibagi dalam dua titik yaitu embarkasi Bekasi dan BIJB. 

Hal ini, kata dia, cukup merepotkan karena konsentrasi menjadi terpecah, khususnya bagi para calon jamaah. Padahal menurutnya, BIJB siap melaksanakan penyelenggaraan haji tahun ini.

“Ada beberapa tahapan dalam proses embarkasi jemaah haji tahun ini. Tahun ini, masih menggunakan asrama embarkasi yang ada di Bekasi. Dari informasi terakhir yang ditetapkan oleh Kementerian Agama, sesuai dengan SOP (standard operating procedure), maka untuk kepulangannya pun harus melalui embarkasi Bekasi. Sehingga cukup merepotkan jemaah haji asal Jabar,” ujar Abdul Hadi di sela-sela kunjungannya.  

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Umum BIJB Muhamad Singgih mengatakan, pihaknya sudah berbenah dalam menyambut ibadah haji kali ini sejak tahun lalu. Mulai dari teknis hingga fasilitas pendukung, sudah disiapkan pihaknya untuk menyukseskan penyelenggaraan haji tahun ini.

“Secara teknis dan fasilitas, semua sudah siap digunakan. Alat kelengkapan navigasi di runaway, imigrasi dan alur penumpang juga sudah siap. Sementara untuk maskapai penerbangan, ada dua yaitu Saudi Arabia Airlines dan Garuda Indonesia,” terang Singgih.

Total, ada 38.852 jemaah diberangkatkan dari Jawa Barat, sesuai kuota yang diberikan pemerintah pada tahun ini. Para jemaah akan dibagi dalam 97 kelompok terbang (kloter), dari embarkasi Bekasi dan BIJB. (Yuliantono)