Bandung dan Utopia Intip Peluang Kerjasama

Bandung dan Utopia Intip Peluang Kerjasama
(Istimewa)

INILAH, Bandung - Kota Bandung kembali menarik perhatian kota lain di dunia. Kali ini, Kota Harar Utopia tertarik untuk menjadi sister city Kota Bandung. Selain itu, Kota Harar juga tertarik untuk menjalin kerja sama di bidang kesehatan, budaya, ekonomi, wisata halal, pendidikan dan keagamaan.

Hal itu terungkap saat Wali Kota Bandung Oded M Danial saat menerima kunjungan Duta Besar Utopia untuk Indonesia, Admasu Tsegaye di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kota Bandung pada Selasa (18/2/2020).

“Duta besar Utopia menjajaki kesini menawarkan kerja sama sister City antara Kota Bandung dengan Kota Harar. Menurut mereka, hampir disisi kultur dan geografisnya hampir mirip dengan Kota Bandung. Mereka berharapkan bisa bekerja sama di bidang pendidikan dan ekonomi ,” kata Oded.

Menurut dia, Kota Bandung disebut Admasu Tsegaye cukup pluralisme dan kondusif dari berbagai hal. Sebab, di Utopia memiliki pemeluk agama yang beragam, Kristen, Yahudi dan didominasi Muslim. 

“Mereka ingin meningkatkan kerja sama yang positif dan konstruktif. Untuk sementara secara teknis kami kaji terlebih dahulu dari sisi menguatkan output dan manfaatnya untuk Kota Bandung ” ucapnya.

Dia berharap, kerja sama ini menjadi ajang untuk bertukar pikiran dalam rangka menggali pendidikan dan keagamaan Islam. Hal itu mengingat keberadaan umat Islam di Kota Harar dianggap sebagai kota suci keempat dalam agama Islam, dengan lebih dari 82 masjid, dan tiga dari antaranya berasal dari abad ke-10.

‎Sementara itu, Admasu ‎mengakui bila Utopia tengah gencar memperkenalkan budaya serta wisata halal sebagai unit bisnis baru. Hal ini mengingat banyaknya warga muslim yang berdatangan dari kawasan Afrika bagian utara.

“Ini merupakan lawatan resmi yang pertama kali menindaklanjuti mengenai kerja sama dan juga mengenai berbagi ilmu mengenai pendidikan dan keagamaan di Kota Bandung. Karena di Ethiopia memiliki potensi yang sangat tinggi dalam wisata dan budaya nya,” kata Admasu. (yogo triastopo)