Jenazah Bocah Korban Longsor Cicurug Dimakamkan di TPU Nanggerang

Jenazah Bocah Korban Longsor Cicurug Dimakamkan di TPU Nanggerang
Prosesi pemakaman bocah korban tewas longsor Cicurug

INILAH, Bogor - Muhamad Rifki Bin Heri (9), korban tewas longsor tebing proyek jalur ganda kereta api di Kelurahan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dimakamkan di TPU Nanggerang.

Murid SLB Bangkongreang, itu jadi satu-satunya korban meninggal akibat bencana longsor tersebut.

Direktur Keselamatan Perkertaapian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Edi Nursalam ikut memakamkan korban.

Dia mengatakan, Kementerian ikut berduka cita dan akan memberikan santunan kepada para korban yang mengalami luka-luka ataupun kepada keluarga yang anaknya meninggal.

"Atas musibah ini Kementerian Perhubungan ikut berduka cita, untuk korban luka kami akan menanggung semua biaya pengobatan hingga sembuh, sementara bagi korban yang meninggal kepada keluarga kami akan memberikan biaya pemakaman dan santunan," kata Edi Nursalam kepada wartawan, Jumat (11/1).

Pria asli Padang, Sumatera Barat ini menerangkan jajarannya sudah berusaha mengamankan lokasi proyek pembangunan jalur ganda. Apalagi sepanjang rel kereta Sukabumi-Bogor banyak titik rawan longsor karena medannya yang berbukit.

"Kontraktor PT Bogowonto Jasa Perkasa sudah melarang anak-anak tersebut main di area proyek, namun empat kali dilarang mereka empat kali balik hingga terjadi bencana longsor dan mengakibatkan 4  anak-anak mengalami luka-luka dan 1 anak meninggal dunia," terangnya.
 

Loading...