Didapuk Sebagai Gubernur Desa, Ridwan Kamil: Kalau Ada Apresiasi Alhamdulillah

Didapuk Sebagai Gubernur Desa, Ridwan Kamil: Kalau Ada Apresiasi Alhamdulillah
(Istimewa)

INILAH, Bandung- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didapuk sebagai Gubernur Desa oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi). Julukan tersebut dipertegas dalam pelantikan Kepala DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (18/2/2020).

Ridwan Kamil mengaku, tidak pernah mengincar julukan apapun, kendati sejauh ini sejumlah program yang digagas memiliki tujuan membangun desa. 

"Saya kerja ini bukan untuk dapat julukan, saya kerja karena menurut saya itu penting dan membawa perubahan.Tapi kalau ada apresiasi ya alhamdulillah, jadi ada perubahan yang luar biasa," ujar Ridwan Kamil. 

Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jabar, pihaknya telah meluncurkan sejumlah program unggulan. Salah satunya Satu Desa Satu Perusahaan. 

Program tersebut kian maksimal dengan dukungan 110 anak muda yang dikirimkan ke setiap desa untuk menjadi Patriot Desa.

"Kita tahun lalu mengirim 110 anak muda terbaik lulusan pergurusan tinggi yang lulus empat nilai tadi, kompetensi, kejuangan, kerakyatan, keikhlasan," katanya. 

Tahun ini, Emil -sapaan Ridwan Kamil- mengaku akan mengirim 300 anak muda pilihan untuk melanjutkan program Patriot Desa. Mereka akan tinggal selama satu hingga dua tahun di desa yang telah ditentukan, termasuk bertugas membangun startup. 

"Jangan pulang kalau perusahaannya belum hadir dan harus sukses dengan ekonomi digital. Itu yang bikin ngebut ekonomi kita. Maka tadi saya doakan semoga semuanya bisa tinggal di desa tapi rejeki kita," paparnya. 

Lebih lanjut, Emil meminta setiap perangkat desa agar memahami betul langkah mewujudkan pemerintah digital. Mengingat sejauh ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar proaktif terhadap teknologi. 

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil usal pelantikan Kepala DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (18/2/2020).

"Harus paham bagaimana pemerintahan digital, pemerintahan yang proaktif teknologi," ujar Ridwan Kamil. 

Menurut dia, saat ini beberapa desa di Jabar telah menerapkan pendekatan teknologi, khususnya pada sistem pengaturan anggaran. Hal ini tentunya sebuah kemajuan tersendiri bagi Jabar. 

"Ya karena pemerintah desa ini sekarang punya sistem pengatur anggaran, sepertiga desa kita sudah cash less ya, tidak pakai tunai lagi," katanya.

Emil pun berharap setiap Kepala Desa di Jabar mampu bekerja secara profesional. Dengan begitu, banyak tanggungjawab yang harus mengapgrade diri dari sisi integritas. 

"Mereka harus mampu melayani, mereka kan dipilih oleh rakyat, jadi jangan banyak hal hal yang tidak jelas, fokus pada pelayanan," katanya. 

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Sindawa Tarang mengatakan, pihaknya memberikan julukan Gubernur Desa kepada Ridwan Kamil lantaran concern yang bersangkutan terhadap kemajuan desa. Hal itu tampak dari program-programnya yang telah digagas sejauh ini. 

"Kami sematkan Pak Gubernur (Ridwan Kamil) sebagai gubernur desa. Karena kepedulian beliau terhadap desa sangat besar, dan kami akan terus mendukung program-program beliau untuk memajukkan desa," ujar Sindawa. 

Dia mengapresiasi setiap pemerintah provinsi atau pun pemerintah kabupaten yang mempunyai inovasi yang jelas dan berpihak kepada desa. Sebab, bilamana desa sudah maju maka kecamatan pun akan ikut maju, termasuk kabupaten dan provinsi juga akan maju. 

"Dengan demikian pikiran Pak Gubernur Jawa Barat kita ini, ini sudah melaporkan bahwa kalau Indonesia mau kuat, maju dan sejahtera maka harus dimulai dari desa," katanya. 

Bilamana dari tingkat desa hingga provinsi telah maju, maka Indonesia akan menjelma menjadi negara yang kian sejahtera. 

"Dan akan diperhitungkan oleh bangsa bangsa di dunia, ini saya sangat mengapresiasi dan akan menyampaikan program ini ke seluruh provinsi," pungkasnya. (Riantonurdiansyah)