Tilep Dana Desa, Mantan Kades Balokang Divonis 2,5 Tahun Penjara

Tilep Dana Desa, Mantan Kades Balokang Divonis 2,5 Tahun Penjara

INILAH, Bandung- Mantan Kepala Desa Balokang, Kota Banjar, Oding Homsin dijatuhi hukuman selama 2,5 tahun, denda Rp100 juta subsider kurungan dua bulan. Terdakwa pun diharuskan membayar uang pengganti kerugian sebesar Rp190 juta, subsider kurungan 1 tahun.

Hal itu terungkap dalam sidang putusan kasus penyelewengan dana Desa Balokang tahun anggaran 2017 di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Rabu (19/2/2020).

Putusan lebih ringan dari tuntutan JPU Kota Banjar Fery Nopiyanto, yakni hukuman penjara selama 4 tahun dan 9 bulan, denda Rp200 juta, subsider kurungan tiga bulan, dan uang pengganti sebesar Rp190 juta atau kurungan penjara selama dua dua tahun dan enam bulan.  

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis I Dewa Gede Suarditha menyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi  sebagaimana dalam subsider, yakni Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi.

”Menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan, denda Rp100 juta, subsider kurungan dua bulan,” katanya.

Selain itu, majelis juga menghukum  terdakwa untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp190 juta dan apabila tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

”Apabila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana penjara selama  satu tahun,” ujarnya.

Seperi diketahui Kejari Banjar menjerat mantan Kades Balokang tersebut lantaran melakukan beberapa kegiatan fiktif yang dananya bersumber dari APBDes Tahun Anggaran 2017. Dari hasil penyelidikan tercatat ada 10 kegiatan fiktif yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh terdakwa. (ahmad sayuti)