Penangguhan Penahanan Ditolak, Ini Reaksi Kuasa Hukum Rangga Sasana

Penangguhan Penahanan Ditolak,  Ini Reaksi Kuasa Hukum Rangga Sasana
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Kuasa Hukum Rangga Sasana Sunda Empire, Misbahul Huda mengaku belum mendapatkan surat resmi penolakan permohonan penangguhan penahanan, dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Misbahul, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (21/2/2020).

"Ya saya belum bisa memberikan komentar terlalu jauh karena memang saya belum tahu. Tapi kalau memang ditolak, itu adalah haknya kepolisian untuk menolak," ucap Misbahul.

Rencananya, lanjut Misbahul, dirinya akan mendatangi Mapolda Jabar pada pekan depan. Hal itu dilakukannya, untuk menanyakan langsung kepada penyidik perihal penolakan penangguhan penahanan kliennya.

"Kami akan bertemu langsung dengan penyidiknya bagaimana itu bisa ditolak. Minggu depan akan ke Polda lagi rencananya nanti," ungkapnya.

Lebih lanjut, Misbahul menambahkan, jika memang benar ditolak, upaya hukum lainnya pun akan disiapkan. Namun, Misbahul belum bisa merincikan upaya hukum tersebut ke publik.

"Kami akan melakukan upaya bagaimana klien saya itu bisa ditangguhkan ya. Sebab menurut saya, bahwa apa yang dituduhkan dengan pasal itu adalah sangat lemah, dan kami menolak terhadap pasal yang dipakai itu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polisi menolak permohonan penangguhan penahanan petinggi Sunda Empire Rangga Sasana. Artinya, Rangga pun belum dapat menghirup udara bebas dan masih ditahan di Mapolda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar belum bisa memenuhi permohonan penangguhan penahanan.

"Permohonan penangguhan penahanannya, penyidik belum dapat memenuhi," ucap Erlangga saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (20/2/2020). (Ridwan Abdul Malik)