Edarkan Upal di Purwakarta, Dua Remaja Dibekuk Polisi

Edarkan Upal di Purwakarta, Dua Remaja Dibekuk Polisi
net

INILAH, Purwakarta - Wilayah barat Kabupaten Purwakarta yang selama ini jadi jalur penghubung dengan Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) via Kecamatan Maniis ternyata rawan peredaran miras dan narkoba. Tak hanya itu, ternyata wilayah tersebut itu juga rawan peredaran uang palsu (upal).

Hal itu terbukti setelah jajaran kepolisian dari sektor Maniis membekuk dua orang yang diduga merupakan pelaku pengedar Upal tersebut. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan upal pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu beberapa lembar.

Kapolsek Maniis AKP Suparlan menuturkan, peredaran upal di wilayahnya ini terungkap sesaat setelah pihaknya pada Kamis (20/2/2020) dini hari menerima laporan dari warga yang menerima uang palsu saat bertransaksi dengan seseorang di warungnya di Blok Sangiang, Desa Cijati, Kecamatan Maniis.

"Dari laporan itu, pelaku mengendarai sepeda motor warna hitam dan mengarah ke wilayah Maniis. Anggota kami yang piket, kemudian melakukan pengejaran," ujar Suparlan kepada wartawan, Jumat (21/2/2020).

Dia menjelaskan, anggotanya berhasil membekuk kedua pelaku di sekitar Desa Gunungkarung, Kecamatan Tegalwaru. Keduanya, kemudian digiring menuju kantor Polsek Maniis.

"Kedua pelaku sudah diamankan. Yang satu inisial MN (27) dan satu lagi IH (24)," jelas dia.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan beberapa lembar upal. Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain seperti satu unit sepeda motor bernomor polisi T- 3296-VY, dua tas ransel, dua smartphone, dan kartu identitas pelaku.

Saat ini, baik pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolsek Maniis guna proses penyidikan lebih lanjut. Kepolisian menduga sebagian upal tersebut sudah beredar meliputi wilayah selatan Kabupatem Purwakarta seperti Kecamatan Maniis, Tegalawaru, Plered dan Kecamatan Darangdan.

"Incarannya warung-warung kecil. Kami imbau warga untuk berhati-hati saat ada transaksi. Jika mendapati uang yang mencurigakan segera lapor ke kepolisian," pungkasnya. (Asep Mulyana)