Persib Diimbangi Persikabo, Begini Reaksi Robert Alberts

Persib Diimbangi Persikabo, Begini Reaksi Robert Alberts
Striker Persib Bandung Wander Luiz berusaha melewati adangan para pemain Tira-Persikabo dalam laga uji coba di Stadion GBLA, Jumat (21/2). (Bambang Prasethyo)

INILAH, Bandung - Persib Bandung menutup laga uji coba dengan anti klimaks. Tim berjulukan Maung Bandung ditahan imbang Tira Persikabo. 

Laga persahabatan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage Kota Bandung, Jumat (21/2/2020) kedua tim berakhir imbang 0-0.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengatakan hasil uji coba ini merupakan ujian yang bagus bagi timnya. Apalagi dari beberapa peluang, timnya belum bisa mengkonversi menjadi gol. 

"Tapi kami bermain sedikit pelan hari ini jika dibandingkan laga sebelumnya dan itu karena rumput dari stadion yang sangat tinggi, jadi pemain mengeluh soal itu," ungkap Robert usai pertandingan.

Padahal, lanjutnya timnya kebanyakan memainkan bola-bola pendek dengan kombinasi satu-dua sentuhan. Alhasil, permainan yang biasa dimainkan timnya tak berjalan maksimal.

"Jadi transisi bertahan ke menyerang hari ini lebih lambat dibanding sebelumnya. Kami coba sampaikan itu sebelum babak kedua dan ada kemajuan dari pemain tapi tidak cukup cepat mengejutkan barisan belakang lawan," katanya.

Namun Robert tak memungkiri juga bahwa kesulitan timnya dalam mencetak gol karena Tira Persikabo memiliki pertahanan yang baik. Tentu itu merupakan tantangan bagi para pemain depannya untuk bisa lebih tajam.

"Bagus bagi striker kami untuk melihat bahwa orang Indonesia tidak mudah menyerah, mereka ingin terus bertarung hingga akhir. Dan itu justru bagus diketahui mereka sebelum liga dimulai. Persikabo bertahan dengan baik dan saya harus memberi kredit bagi mereka, jadi ke depannya striker kami juga harus lebih cepat," tegasnya.

Selebihnya, pelatih asal Belanda ini cukup puas dengan penampilan para pemainnya. Mulai dari fisik hingga keseimbangan permainan. 

"Jadi kami kini sudah dalam tahap siap (untuk kompetisi). Masih ada sekitar 10 hari kurang lebih dan kini kami fokus dalam mengasah kecepatan dalam latihan dan finalisasi sistem dalam waktu yang ada," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)