Polisi Amankan 13 Unit Motor Para Pelaku Balap Liar di Soreang

Polisi Amankan 13 Unit Motor Para Pelaku Balap Liar di Soreang
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polresta Bandung berhasil mengamankan 13 kendaraan roda dua milik para pelaku balapan liar di sejumlah lokasi di Kabupaten Bandung. 

Operasi terhadap para pelaku balap liar ini digelar petugas di Jalan Raya Alfathu, Jalan Raya Sadu, gerbang tol Soreang dan Jalan Raya Gading Tutuka, Sabtu (22/2/2020) malam.

"Aturan perundang-undangan dengan jelas melarang pengemudi kendaraan bermotor dijalan raya balapan dengan kendaraan bermotor lainnya. Itu tercantum dalam pasal 115 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sanksinya sudah jelas," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, Minggu (23/2/2020).

Dia menegaskan, pengemudi kendaraan bermotor dilarang mengemudi kendaraannta melebihi batas kecepatan yang diperbolehkan. Jika melanggar pengendara tersebut terancam hukuman satu tahun penjara dan denda sebesar Rp3 juta.

Sedangkan, Kasat Lantas Polresta Bandung AKP Hasby Pratama menambahkan jika balapan liar tersebut menimbulkan kegaduhan, maka para pelakunya dapat dijerat dengan pasal 503 KUHP. Hukuman tambahan bagi para pelaku yakni tiga hari kurungan penjara dan denda sebesar Rp225 ribu. 

Pada operasi tersebut, sebanyak 13 unit kendaraan roda dua, tujuh unit ditilang dan enam unit lainnya ditahan. Pada operasi tersebut, pihaknya memberikan teguran keras pada para pelaku agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

"Peran orang tua sangat penting, jika orang tuanya memprotek dengan baik anak-anaknya, tidak akan ada balapan liar seperi itu. Sehingga kami mohon kepada para orang tua untuk selalu memperhatikan dan mendidik anak anaknya dengan seksama," ujarnya. (Dani R Nugraha)