Kejaksaan Kab. Bogor Bangun Zona Integritas dan Bebas Korupsi

Kejaksaan Kab. Bogor Bangun Zona Integritas dan Bebas Korupsi
Foto; Reza Zurifwan

INILAH, Cibinong - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor membangun zona intergritas hingga wilayahnya bebas korupsi dan birokrasinya juga bersih dalam melayani masyarakat.

Kepala Sub Bagian Pembinaan Sarwo Edi mengatakan jajarannya hari ini menandatangani komitmen bersama agar aparatur Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor jujur dalam bekerja.

"Agar tercipta zona integritas, bebas korupsi dan bersih dalam melayani masyarakat di Bumi Tegar Beriman, maka aparatur Kejaksaan Negeri haruslah jujur dalam bekerja. Mari kita sama - sama menciptakan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)," kata Sarwo kepada wartawan, Senin (24/2).

Pria asli Yogyakarta ini menambahkan untuk menghindari aparaturnya terlibat dalam tindak pidana korupsi dan bersih dalam melayani, jajarannya akan membatasi para jaksa untuk bertemu dengan pihak yang berperkara.

"Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor akan membatasi para pihak yang berperkara bertemu dengan para jaksa yang menanggani perkaranya, sebagai bentuk keterbukaan publik kami akan membentuk layanan terpadu satu pintu dan ruang khusus tamu," tambahnya.

Apabila ada aparatur adhyaksa yang belum bebas dari korupsi dan belum bersih dalam melayani, Sarwo menuturkan akan melakukan pembinaan kepada mereka yang melanggar kesepakatan bersama.

"Apabila ada oknum jaksa yang belum bebas korupsi dan belum bersih dalam melayani maka akan kami bina, kami juga membentuk sistem reward and punishment, lalu agar sesama teman saling mengingatkan kepada temannya yang berbuat kesalahan," tutur Sarwo.

Ayah dua orang anak ini melanjutkan kepada pihak berperkara atau masyarakat umum yang merasa dirugikan haknya oleh oknum jaksa  (terindikasi belum bersih melayani atau korupsi) maka bisa mengadukannya kepada dirinya, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor ataupun Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat.

"Masyarakat yang merasa dirugikan oleh oknum jaksa maka bisa mengadu ke saya, pimpinan maupun Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat. Kami siap merahasiakan identitas para pengadu," lanjutnya. (Reza Zurifwan)