Tegas, Ade Yasin Minta BUMD di Kab Bogor Hasilkan Untung

Tegas, Ade Yasin Minta BUMD di Kab Bogor Hasilkan Untung
Bupati Bogor Ade Yasin. (Reza Zurifwan)

INILAH, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin tegas meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menghasilkan untung saat berpidato dalam rapat sosialisasi perubahan badan hukum BUMD di Ruang Rapat Bupati, Cibinong, (24/2).

Kepada para komisaris dan  direksi BUMD, politisi PPP ini meminta perusahaan - perusahaan plat merah ini turut menyumbang  Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Selain public service, BUMD saya minta harus juga menghasilkan profit atau nilai tambah hingga menambah PAD untuk selanjutnya bisa membiayai pembangunan," pinta Ade.

Kepada PT Sayaga Wisata dia menganjurkan agar tidak hanya mengurusi hotel yang bangunannya belum selesai dibangun, tetapi juga memaksimalkan potensi objek wisata alam.

"Kabupaten Bogor kan punya potensi besar terkait objek wisata alamnya, hingga PT Sayaga Wisata harus memaksimalkan hingga tingkat kunjungan wisatawan pub meningkat," sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Ade menyoroti PT. Prayoga Pertambangan Energi (PPE) yang statusnya belum naik tingkat sejak didirikan Pemkab Bogor pada tahun 2013 lalu.

"PT PPE maupun lainnya harus profesional,  piawai dalam mengahadapi persaingan bisnis dan juga  harus produktif. Saya minta mereka naik tingkat atau 'sehat' tentunya dengan mengambil langkah yang inovasi dan juga transparan," tutur Ade.

Dalam kesempatan ini, ibu dua orang anak ini juga akan merustrukturisasi perusahaan plat merah sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD.

"Langkah restrukturisasi ini kami ambil demi 'sehatnya' BUMD, untuk PDAM Tirta Kahuripan yang sudah sehat  saya pun mempertanyakan sudah 39 tahun berjalan kenapa sayacakupan pelayanannya baru 23 persen karena menurut saya harusnya sudah mencapai 50 persen," paparnya.

Ade menjelaskan restrukturasi atau perubahan badan hukum tidak menjamin BUMD bakal 'maju' tanpa dukungan dari aparatur Pemkab Bogor lainnya.

"Apapun namanya atau restrukturisasi tidak akan bisa memajukan BUMD apabila tidak didukung oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya, misal dalam pembangunan jalan aspalnya disarankan dari PT. PPE atau Aparatur Sipil Negara (ASN) menambungnya selain di BJB juga di Bank Tegar Beriman (BTB)," jelas Ade. (Reza Zurifwan)