Dorong Keterbukaan Informasi, KI Jabar Kunjungi Kabupaten Cianjur

Dorong Keterbukaan Informasi, KI Jabar Kunjungi Kabupaten Cianjur
Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat mendorong keterbukaan informasi publik di setiap kabupaten kota. Salah satunya di Kabupaten Cianjur. (Istimewa)

INILAH, Bandung- Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat mendorong keterbukaan informasi publik di setiap kabupaten kota. Salah satunya di Kabupaten Cianjur. 

Hal tersebut tampak dari kunjungan KI Jabar ke Pendopo Bupati Cianjur, Senin (24/2/2020). Pada kesempatan itu KI bertemu dengan Kepala Dinas Kominfo kabupaten Cianjur Tedy Artiawan beserta jajaran. 

Adapun KI Jabar dihadiri oleh Kepala KI Jabar Ijang Faisal dan komisioner lainnya, yaitu Kordinator Bidang Advokasi Yudaningsih serta Kordinator Bidang Sosialisasi dan Edukasi Dadan Saputra.

"Kami menyampaikan beberapa poin-poin terkait upaya dan langkah untuk mendorong keterbukaan informasi publik di Vianjur. Kemudian harapan masyarakat di Cianjur terhadap upaya Pemkab Cianjur dalam membuka informasi publik," ujar Ijang, Selasa (25/2/2020).

Menurut Ijang, Kadis Kominfo Kabupaten Cianjur sepakat untuk mendorong dan berupaya menjadikan keterbukaan informasi publik sebagai program dalam pembagunan. 

"Paling tidak, ingin membangun pemerintahan yang bersih dan berwibawa," katanya. 

Ijang juga berharap para kepala daerah itu bisa menjadi agen Keterbukaan di daerah dalam melakukan dan melaksanakan pembangunan di daerah.

"Bertemu dengan Kadiskominfo  banyak diskusi, masukan. Terutama  bagaimana Kadis sebagai PPID utama badan publik pemerintah di daerah itu punya kewajiban  bersama sebagai agen pendorong keterbukaan informasi atau agen transaparansi pembangunan" ungkap Kang Ijang.

Sementara itu, Kadiskominfo Kabupaten Cianjur Tedi Artiawan memastikan pihaknya bakal berupaya mendorong keterbukaan informasi publik di daerah cianjur. Salah satu cara yang ia akan lakukan adalah dengan cara memperkuat PPID sebagai langkah awal untuk menjadikan keterbukaan informasi publik sebagai ruh pembangunan.

"Kami baru selesai melewati fase pancaroba kepemimpinan dan tahun ini sedang akan menghadapi pilkada bupati, jadi belum banyak yang bisa kita lakukan. Tapi paling tidak saya dengan jajaran PPID utama cianjur ingin menunjukkan keteladanan agar di kemudian hari cianjur menjadi pemerintah kabupaten yang informatif," ujar Tedy.

Dia mengatakan, pada tahun ini bupati Cianjur memiliki  perhatian besar terhadap PPID dan diskominfo. "Mudah-mudahan di akhir tahun 2020 kabupaten Cianjur bisa bangkit dan menjadi lokomotif keterbukaan informasi publik di jabar," ucap Tedy. (riantonurdiansyah)