Real Madrid vs Man City, Motivasi Ganda!

Real Madrid vs Man City, Motivasi Ganda!
Ilustrasi/Net

MOTIVASI Manchester City berlipat ganda jelang lawatan ke markas Real Madrid dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Maklum, ini kans terakhir mereka!

The Citizens telah membuktikan sebuah kekuatan mental mumpuni sebagai tim besar. Performa mereka sama sekali tak terpengaruh sanksi berat yang dijatuhkan UEFA. Mereka tetap bahaya dan haus kemenangan.

Pasukan Pep Guardiola dipastikan absen dalam dua musim Liga Champions mendatang. Mereka diskors gara-gara terbukti memanipulasi laporan keuangan. Alhasil, musim ini ibarat peluang terakhir Sergio Aguero dan kawan-kawan untuk merajai trofi 'si kuping lebar'.

Man City akan bertandang ke Santiago Bernabeu, markas klub tersukses sepanjang sejarah Liga Champions, Madrid, Kamis (27/2) dini hari WIB. Pep Guardiola begitu menyadari pertarungan akan benar-benar sengit. Dia tak segan memuji setinggi langit si calon lawan.

“Bagi kami berada di Santiago Bernabeu sangat menyenangkan. Sangat bagus. Kami akan berusaha melakukan yang terbaik. Kami bermain melawan tim yang telah memenangkan 13 trofi Liga Champions. Mereka adalah raja,” kata Guardiola dikutip Manchester Evening News.

Madrid punya pemain-pemain yang begitu berpengalaman di Liga Champions. Setiap lini Los Merengues, dihuni pemain yang pernah mencicipi gelar juara. Guardiola pun mengakui, timnya kalah jauh dari sisi pengalaman.

"Saya sangat mengagumi Madrid. Para pemain mereka telah bermain berkali-kali tampil di final Liga Champions. Saya tidak tahu berapa kali mereka masing-masing mampu memenangkannya,” ujarnya.

Tapi sepak bola bukan soal pengalaman. Guardiola mencoba memanfaatkan daya juang timnya yang sedang berada di puncak. Mereka pun datang ke Bernabeu dengan tren performa sempurna.

The Citizens mengalahkan West Ham 2-0 melalui gol-gol Rodrigo dan Kevin De Bruyne, kemudian menjinakkan tuan rumah Leicester City 1-0 lewat gol tunggal Gabriel Jesus.

"Madrid klub yang ingin kami tiru. Saya ingin pergi ke sana. Kemudian di akhir pertandingan saya ingin mengatakan kami bermain dengan gaya City. Kami selalu ingin tampil apa adanya. Ini hal terpenting dalam semua kompetisi,” tandasnya.

Di sisi lain, Pelatih Madrid Zinedine Zidane pantas ketar-ketir. Performa timnya sedang menukik tajam. Mereka tak mampu memenangkan dua laga terakhir di kompetisi domestik. Alhasil, puncak klasemen dikudeta Barcelona.

Setelah ditahan imbang Celta Vigo 2-2, Sergio Ramos dan kawan-kawan takluk 0-1 di markas Levante. Masalah bertambah runyam lantaran gelandang serang andalan Eden Hazard kembali dibekap cedera.

"Kami harus terus bergerak dan beranjak dari periode ini. Kami selalu bisa bangkit dan kami akan melakukannya ketika menghadapi Man City," ujar Zidane.

Pria asal Prancis ini memandang Man City akan benar-benar bekerja keras setelah dijatuhi hukuman larangan berkiprah di Eropa selama dua musim.

"Ada tim yang kompetitif di segala sisi, itu akan menjadi laga yang sangat sulit. Untuk hukumannya, saya lebih memilih untuk tak membuat pernyataan. Itu bukan tugas saya," pungkasnya. (bsf)

HEAD TO HEAD
05-05-2016 Madrid 1-0 City (UCL)
27-04-2016 City 0-0 Madrid (UCL)
22-11-2012 City 1-1 Madrid (UCL)
19-09-2012 Madrid 3-2 City (UCL).

LIMA LAGA TERAKHIR MADRID
01-02-2020 Madrid 1-0 Atletico (La Liga)
07-02-2020 Madrid 3-4 Sociedad (Copa del Rey)
09-02-2020 Osasuna 1-4 Madrid (La Liga)
17-02-2020 Madrid 2-2 Celta (La Liga)
23-02-2020 Levante 1-0 Madrid (La Liga).

LIMA LAGA TERAKHIR MAN CITY
26-01-2020 City 4-0 Fulham (Piala FA)
30-01-2020 City 0-1 MU (Carabao Cup)
02-02-2020 Tottenham 2-0 City (EPL)
20-02-2020 City 2-0 West Ham (EPL)
23-02-2020 Leicester 0-1 City (EPL).

PRAKIRAAN PEMAIN
Real Madrid (4-3-3): 

Courtois; Ferland Mendy, Ramos, Varane, Varvajal; Kroos, Casemiro, Valverde; Isco, Benzema, Bale.
Pelatih: Zinedine Zidane.
Man City (4-3-3): 
Ederson; Benjamin Mendy, Laporte, Fernandinho, Walker; David Silva, Rodrigo, De Bruyne; Sterling, Aguero, Bernardo Silva.
Pelatih: Josep Guardiola.