Lyon vs Juventus, Teror Cristiano Ronaldo

Lyon vs Juventus, Teror Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo. (Net)

OLYMPIQUE Lyon sepertinya sudah kalah sebelum bertarung ketika harus meladeni Juventus. Sosok Cristiano Ronaldo bikin ketar-ketir wakil League One Prancis itu.

Lyon menjamu Juventus dalam leg pertama babak 16 Besar Liga Champions di Stadion Parc OL, Kamis (27/2) dini hari WIB. Penjaga gawang, Anthony Lopes pesimistis timnya bisa memenangi laga.

Lopes menyebut sosok Ronaldo jadi pembeda di laga ini. Dia menilai, Juventus sudah seperti memiliki kans lebih besar untuk memenangi pertarungan ketika menurunkan CR7.

Ronaldo memang bukan sosok asing di mata Lopes. Keduanya sama-sama membela timnas Portugal. Maka wajar, Lopes begitu 'ketakutan'

“Saya cukup beruntung bisa bermain satu tim dengan dirinya (CR7). Dia adalah kapten dan orang yang luar biasa secara personal, orang hebat,” puji Lopes kepada AFP.

Ronaldo memang sedang ganas-ganasnya. Dia selalu mencetak gol dalam sembilan penampilan terakhirnya untuk Juventus di semua ajang (13 gol). 

Dengan gol kontra SPAL, Ronaldo bahkan menyamai rekor bomber legendaris Gabriel Batistuta, mencetak gol dalam 11 penampilan beruntun di Serie A.

“Saya sudah bertanding bersama dirinya di beberapa turnamen besar, Euro dan Piala Dunia, di mana kalian bisa mengembangkan kerjasama dengan para pemain di sekitar kalian. Melakukan yang biasa ia lakukan benar-benar luar biasa. Semua pemain yang ada sekarang semuanya terinspirasi dari dirinya,” lanjutnya.

Tahun lalu Lopes pernah merasakan keganasan rival CR7, Lionel Messi. Mereka kalah skor 5-1 di laga leg kedua setelah laga leg pertama imbang tanpa gol. Kini mereka akan melawan kubu CR7 dan Lopes menyadari kesamaan kedua pemain dengan tim mereka.

“Pada saat kalian harus bertanding melawan Barcelona atau Juventus, yang namanya bahaya itu datang dari mana saja. Semua mata pasti akan tertuju pada Cristiano,” pungkasnya.

Di saat harus meredam keganasan CR7, Lyon malah terpaksa tampil pincang. Ada setidaknya lima pemain Lyon yang harus absen akibat cedera. 

Kehilangan terbesar tentu saja striker dan kapten sekaligus top scorer mereka di fase grup (5 gol), Memphis Depay. Pelatih Rudi Garcia, yang merupakan mantan arsitek AS Roma, harus memutar otak untuk meramu komposisi ideal.

Dengan absennya Depay, pekerjaan lini belakang Juventus, yang telah kembali diperkuat kapten Giorgio Chiellini, bakal lebih mudah. Pasukan Maurizio Sarri pun bisa lebih fokus dalam menyerang.

"Kami harus tetap berhati-hati. Kami harus menyingkirkan segala prediksi. Kami akan datang ke lapangan dengan fokus penuh. Ini laga dua pertemuan dan kami berusaha memenangi semuanya," tandas Pelatih Juventus Maurizio Sarri. (bsf)

HEAD TO HEAD
03-11-2016 Juventus 1-1 Lyon (UCL)
19-10-2016 Lyon 0-1 Juventus (UCL)
11-04-2014 Juventus 2-1 Lyon (UEL)
04-04-2014 Lyon 0-1 Juventus (UEL)

LIMA LAGA TERAKHIR LYON
06-02-2020 Lyon 0-0 Amiens (Ligue 1)
10-02-2020 PSG 4-2 Lyon (Ligue 1)
13-02-2020 Lyon 1-0 Marseille (Coupe de France)
16-02-2020 Lyon 1-1 Strasbourg (Ligue 1)
22-02-2020 Metz 0-2 Lyon (Ligue 1)

LIMA LAGA TERAKHIR JUVENTUS
02-02-2020 Juventus 3-0 Fiorentina (Serie A)
09-02-2020 Verona 2-1 Juventus (Serie A)
14-02-2020 Milan 1-1 Juventus (Coppa Italia)
16-02-2020 Juventus 2-0 Brescia (Serie A)
23-02-2020 SPAL 1-2 Juventus (Serie A)

PRAKIRAAN PEMAIN
Lyon (4-2-3-1): 

Lopes; Marcal, Denayer, Andersen, Tete; Mendes, Tousart; Terrier, Aouar, Traore; Moussa Dembele.
Pelatih: Rudi Garcia.
Juventus (4-3-3): 
Szczesny; Sandro, Chiellini, Bonucci, Danilo; Matuidi, Bentancur, Ramsey; Ronaldo, Dybala, Cuadrado.
Pelatih: Maurizio Sarri.