Bapeten: Fasilitas Radiasi di RSCM Aman Meski Terdampak Banjir

Bapeten: Fasilitas Radiasi di RSCM Aman Meski Terdampak Banjir
Menteri Kesehatan saat meninjau banjir yang terjadi di RSCM. (antara)

INILAH, Jakarta - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menyatakan fasilitas dan peralatan radiasi di RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang memanfaatkan sumber radiasi pengion tetap dalam kondisi aman dan tidak membahayakan pasien, pekerja, dan masyarakat, meskipun RSCM terdampak banjir.

"Fasilitas Kedokteran Nuklir dan Gamma Knife dalam kondisi aman tidak terkena dampak banjir, sehingga dapat dipergunakan untuk layanan pasien. Zat radioaktif dalam fasilitas ini dalam kondisi aman terkendali.," kata Kepala Bagian Komunikasi Publik dan Protokol Bapeten Abdul Qohhar dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.

Bapeten melakukan inspeksi terkait banjir di fasilitas radiologi untuk menjamin keamanan fasilitas di rumah sakit itu. Tim inspektur juga melakukan uji usap untuk memastikan tidak adanya kontaminasi limbah radioaktif.

Setelah melakukan, Bapeten mengatakan tempat penyimpanan limbah radioaktif dari fasilitas Kedokteran Nuklir dalam kondisi aman dan tidak terkena dampak banjir.

Inspektur Bapeten melakukan kembali inspeksi untuk kedua kalinya ke RSCM Jakarta terkait adanya banjir pada Sabtu (22/2) yang berdampak pada masuknya air ke dalam ruang radiologi dan radioterapi.

Selain menginspeksi ruang yang terkena dampak banjir yaitu ruang radiologi dan ruang radioterapi, tim Inspektur Bapeten juga sekaligus memeriksa fasilitas Kedokteran Nuklir dan Gamma Knife.

Kegiatan radiologi dan Linear Accelerator (Linac) dan Tomoterapi memanfaatkan listrik sebagai sumber radiasinya, sedangkan Kedokteran Nuklir dan Brakhiterapi memanfaatkan zat radioaktif sebagai sumber radiasinya.

Di fasilitas radioterapi, terdapat beberapa alat yang terkena dampak banjir yaitu satu Tomoterapi dan tiga Linac mengalami kerusakan dan butuh perbaikan dari teknisi untuk menyempurnakan kalibrasinya.

Setelah dilakukan kalibrasi, Bapeten dan RSCM akan berkoordinasi untuk mengetahui tingkat keselamatan radiasi.

Di fasilitas itu, juga terdapat peralatan Brakhiterapi yang tidak terkena dampak banjir sehingga pelayanan kepada pasien sudah dapat dilakukan.

Di fasilitas radiologi, terdapat beberapa pesawat sinar-X yang terkena dampak banjir. Peralatan radiologi itu harus dilakukan perbaikan dan akan dilakukan uji kesesuaian oleh Lembaga Uji Kesesuaian (LUK). (antara)