Pelayanan Adminduk Kota Bandung Makin Juara

Pelayanan Adminduk Kota Bandung Makin Juara
Pelayanan Adminduk Kota Bandung Makin Juara

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung meresmikan inovasi baru yakni Pemuda (Pemuktahiran Data Kependudukan Mandiri), Adu Cepat (Pengaduan Untuk Cek Pemanfaatan Data), Geulis (Gerai Untuk Layanan Istimewa) dan ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri).

Inovasi keempat layanan tersebut resmi diluncurkan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, Sekretaris Direktorat Jendral Dukcapil Kemendagri RI, I Gede Suratha, Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan dan Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Popong Warlianti Nuraeni, di Metro Indal Mal, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (26/2).

Pemuda merupakan sistem layanan online yang menyediakan ruang akses bagi masyarakat dalam melakukan updating data penduduk secara mandiri berbasis website atau mobile. Di dalamnya, memuat form pemuktahiran elemen data kependudukan yang bersifat dinamis, mulai dari nama lengkap, jenis kelamin, agama, pendidikan, Jenis Kelamin, pekerjaan, golongan darah dan status perkawinan.

Sedangkan Adu Cepat merupakan sistem yang diterapkan di lembaga pengguna yang memanfaatkan data kependudukan pada layanan publik untuk mengatasi data kependudukan yang bermasalah. Sehingga masyarakat mendapatkan kepastian waktu untuk memperbaiki datanya.

Ada pun Geulis merupakan layanan yang mengakomodir kebutuhan masyarakat di tengah berbagi kesibukan yang melayani setiap hari kerja bahkan pada Sabtu dan Minggu. Sedangkan ADM merupakan mesin atau perangkat layanan cetak dokumen kependudukan seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, surat pindah dan sebagainya.

Sebelumnya, Disdukcapil Kota Bandung  telah meluncurkan dua Geulis yang berada di Festival Citylink Mall dan Bandung Trade Center (BTC) Fashion Mall. Terbaru, Geulis kembali hadir di dua tempat yakni di Kantor DPRD Kota Bandung dan Metro Indah Mall (MIM).

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna sangat mengapresiasi hadirnya inovasi-inovasi tersebut. Hal itu menjadi bukti bahwa pemerintah memberi kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan administrasi kependudukan. "Kita buktikan dengan data dan layanan ini semua update dan serba cepat," ujarnya.

Menurut Ema, peresmian ini menjadi simbol bagi pemerintah yang terus memperhatikan masyarakat dalam memberikan kemudahan administrasi. "Ini hanya simbol saja, tentunya harus lebih masif, bahwa proses layanan ini lebih cepat dan lebih mudah. Dengan gerai ini yang secara kuantitas ditambah fasilitasnya ditambah ada ADM itu luar biasa," bebernya.

"Awalnya ada di Citylink dan BTC. Sekarang hadir di Metro Indal Mall (MIM). Ini sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," kata Ema.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Popong W. Nuraeni mengungkapkan, inovasi tersebut untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan.  "Sebagai acuan, kami juga ingin meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang telah berada di sekitar 82%," ujarnya.

Popong menambahkan, ke dua gerai ini diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada warga masyarakat Kota Bandung  yang hendak mengurus administrasi kependudukan dan pencatatan sipilnya. "Geulis hari ini, adalah hasil kolaborasi pemerintah antara legislatif dan eksekutif. Alhamdulillah, Disdukcapil Kota Bandung mendapat dukungan yang begitu luar biasa,” kata Popong di MIM, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada Rabu (26/2).

Selain Geulis, Disdukcapil Kota Bandung dituturkan dia kembali berinovasi dengan meluncurkan aplikasi pelayanan publik untuk dokumen dan data kependudukan yakni aplikasi Pemutakhiran data mandiri (Pemuda) dan aplikasi Pengaduan untuk cek manfaat datan(Adu Cepat).

Sementara aplikasi Pemuda menurut Popong, merupakan aplikasi pembaharuan data kependudukan secara mandiri berbasis website atau mobile. Adapun data kependudukan yang dapat diperbaharui, adalah hanya data yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) saja.

“Jika ada perubahan pada elemen data karena peristiwa kependudukan maupun peristiwa penting lainnya seperti pindah, datang, menikah, meninggal dan lain-lain, nah pembaruan datanya bisa menggunakan aplikasi ini,” ucapnya.

Sementara aplikasi Adu Cepat, disebut Popong adalah aplikasi untuk penanganan pengaduan terhadap data kependudukan bermasalah di lembaga pengguna sekaligus monitoring evaluasi konektivitas jaringan dan laporan secara periodik.

"Ini adalah pengaduan cepat yang bisa diakses SKPD atau OPD, baik lembaga pemerintah dan swasta yang telah bekerjasama dengan kita. Nah, ketika mereka krodit dalam mengakses data ke kita, kita tidak lagi keliling ke mereka. Tapi cukup dengan aplikasi Adu Cepat ini kita bisa selesaikan,” ujar dia.

Terobosan Disdukcapil Kota Bandung lainnya, dikatakan Popong adalah Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). ADM adalah suatu alat yang terdiri dari berbagai perangkat pendukung dan sistem aplikasi yang kompatibel dan terkoneksi dengan sistem informasi kependudukan.

"ADM ini melayani pembuatan semua jeni dokumen kependudukan seperti KTP-el, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, Akta Pengakuan Anak dan Akta Pengesahan Anak,” tambahnya.

Sebelum menggunakan ADM, warga masyarakat Kota Bandung ditambahkan dia akan mendapat notifikasi melalui email atau handphone dengan menerima barcode (QR code) yang kemudian dapat dipindai melalui ADM dan langsung cetak.

"Di ADM ini bisa mencetak langsung. Tetapi mungkin setelah di launching, ADM ini belum dapat dimanfaatkan masyarakat secara umum. Karena mesin ADM ini harus di maintenance, harus di ujicoba kan dahulu. Setelah itu, baru dapat dipergunakan,” tandas Popong.

Sekretaris Direktorat Jendral Dukcapil Kemendagri RI, I Gede Suratha pun mengapresiasi hadirnya inovasi tersebut. Menurutnya, setiap inovasi yang hadir wajib memberikan kemudahan bagi masyarakat, terlebih lagi mengenai pelayanan administrasi kependudukan.

"Ini menunjukan terobosan luar biasa. Contohnya di DPRD Kota Bandung, tempat masyarakat menyampaikan aspirasi sekaligus gerai pelayanan. Ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan," nilainya.

Warga Kota Bandung juga mengapresiasi hadirnya inovasi ini. "Ini sangat memudahkan masyarakat untuk memperoleh layanan adminstrasi kependudukan,” ujar Heri Kusmana (65), warga Warga Cidurian Bandung.(yogo triastopo/ghi)

 

Pelayanan Geulis
Geulis Metro Indah Mal
Berada di lantai 1 Metro Indah Mal
Melayani: Pembuatan Akta Kelahiran, Akta Kematian, Kartu Identitas Anak, dan Perekaman KTP elektronik.
Waktu Pelayanan : Senin s/d Minggu mulai pukul 10.00 sampai 16.00 WIB.

Geulis Kantor DPRD Kota Bandung
Lokasi basement DPRD Kota Bandung
Melayani pembuatan Akta Kelahiran, Kartu Indentitas Anak dan Perekaman KTP elektronik. Waktu Pelayanan : Senin s/d Jumat mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.