TKK Bidang Pengairan Geruduk Dinas PUPR KBB

TKK Bidang Pengairan Geruduk Dinas PUPR KBB
Ilustrasi (agus sn)

INILAH, Ngamprah - Sejumlah Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Dinas PUPR Bidang Pengairan geruduk kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Kompleks Pemda, Senin (24/2/2020).

Pasalnya, para TKK tersebut menuntut hak berupa status dan upah yang hingga kini belum mendapat kejelasan terkait kontrak dan upah selama masa kerja.

Seperti yang disampaikan salah satu TKK, sebut saja namanya DY (27) mengaku, ia sudah bekerja selama 2 tahun, namun belum mendapat upah hingga saat ini.

"Kami semua dari Dinas PUPR Bidang Pengairan sudah menemui Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Edi, beliau hari ini akan menjembatani kami untuk berdialog dengan Kepala Dinas PUPR," ujarnya pada INILAH.

Ia menjelaskan, TKK yang hadir ini seluruhnya dari Bidang Pengairan, namun ia pun telah berkoordinasi dengan sejumlah TKK yang mengalami nasib yang sama untuk melakukan aksi serupa.

"Kami juga sudah berkomunikasi dengan rekan yang lain, salah satunya dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) KBB yang senasib sepenanggungan untuk menuntut hak kami," jelasnya.

Ia mengatakan, dari pertemuan bersama Sekdis tadi menyatakan bahwa kewenangan dan keputusan ada di Kepala Dinas PUPR. "Kita hanya menuntut apa yang menjadi hak kita. Langkah selanjutnya menunggu hasil dari dialog dengan Kadis," katanya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas PUPR KBB, Edi mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas PUPR untuk memberikan solusi terhadap para TKK. "Saya sudah berkomunikasi dengan Kadis berkaitan dengan langkah penanganan TKK yang belum mendapatkan haknya," ujar Edi pada INILAH di ruangannya.

Edi menjelaskan, hari ini para TKK akan langsung berdialog dengan Kadis PUPR dan Kabid Kepegawaian untuk mendapatkan jawaban dari tuntutan mereka. "Kami berupaya untuk memberikan solusi yang tepat untuk mereka, meski dilakukan secara bertahap," pungkasnya. (agus sn)